Partai Lebih Memilih Persiapan

Belum Ada yang Daftar ke KPU

47
BELUM DAFTAR: Ketua DPD PKS Sumedang Yana Flandriana saat memonitor persyatan bacaleg di kantor DPD PKS Sumedang, kemarin.

TASIKMALAYA – Sejumlah Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih sepi dari pendaftar bakal calon Legislatif (bacaleg) periode 2019-2024 untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Seperti terlihat di KPU Kabupaten Tasikmalaya belum terlihat ada partai politik (parpol) yang mendaftar.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Deden Nurul Hidayat masih belum adanya partai yang melakukan pendaftaran, hal itu lantara karena diduga mereka masih persiapan persyaratan.

Deden menambahkan, selain masih mengumpulkan persyaratan untuk mendaftar, partai politik masih menunggu kuota pemenuhan caleg. ”Kan ada keterwakilan perempuan, mungkin masih ada partai yang belum bisa melengkapi itu. Bisa juga mungkin setelah syarat dari Bacaleg lengkap seluruhnya baru semua didaftarkan,” ujar Deden.

ads

Partai dan Bacaleg lanjut Deden, masih mempunyai waktu satu pekan ke depan atau tanggal 17 Juli untuk melakukan pendaftaran Bacaleg. ”Mungkin nanti menjelang penutupan, bacaleg ramai-ramai mendaftar,” tandasnya.

Hal sama terjadi di KPU Kota Cimahi sepekan jelang penutupan pendaftaran Bacaleg KPU Kota Cimahi sepi dari pendaftar. Di kota Cimahi terdapat 20 Parpol.

Komisioner KPU Cimahi, Sri Suasti mengakui hingga saat ini memang ada beberapa partai politik dan bacaleg yang mendatangi KPU, namun kedatangan mereka hanya sebatas konsultasi input data peserta calon (peslon) tentang persyaratan data dan calon.

”Kebanyakan parpol masih berkutat pada pengumpulan persyaratan hingga input data ke Sistem Informasi Pencalonan (SILON) Pemilu 2019,” katanya, saat ditemui di Kantor KPU Cimahi, Jalan Pasantren, kemarin (10/7).

Menurut Sri, belum adanya yang mendaftar diduga karena Parpol masih bebenah atau merapikan semua arsip. Baik arsip dokumen pencalonan atau dokumen syarat calon dan ada juga yang masih menginput data ke silon tapi belun bisa di submit dikarenakan pengurus Parpol masih ingin memastikan calon tersebut.

“Ada juga yang masih menyiapkan persyaratan dokumen yang belum dilengkapi oleh bacaleg dan semua itu yang menjadi kendala di internal partai,” ujarnya.

Sebenarnya, lanjut Sri, pihak KPU Cimahi sudah berupaya menyampaikan kepada pimpinan Parpol untuk menyerahkan berkas pendaftaran secepatnya. Sehingga jika ada kekurangan masih bisa diperbaiki pada masa pengajuan persyaratan.

”Bahkan hal itu kami disampaikan juga kepada para bacaleg saat road show. Agar semua persyaratan diserahkan pada awal pembukaan pendaftaran,” imbuhnya.

Kendati sisa waktu tinggal beberapa hari, namun Sri mengaku, pihaknya tidak memberikan jadwal atau mengatur kesadatang semua parpol ke KPU untuk mendaftar karena pihaknya tidak ada kewenangan untuk mengatur Parpol tetapi KPU harus memperlakukan semua parpol yang akan mendaftar sama.

“Kita tetap harus siap melayani semua Parpol meski mereka mendaftar dalam waktu bersamaan dan dalam sisa waktu yang ada. Mau tidak mau kita harus siap,” ucapnya.

Untuk itu, Sri menyebutkan, KPU sudah menyiapkan lima perangkat komputer untuk menerima kedatangan pengurus Parpol yang akan menyampaikan perayaratan. Dengan begitu, lanjutnya, maka lima Parpol bisa berbarengan untuk mendaftar. Dan berkas yang diterima dengan berbentuk hardcopy akan disandingkan dengan yang ada dalam silon (sistem informasi pencalonan) yang sudah di input oprator sipol parpol.

“Berkas itu langsung akan kita cek sama tidak dengan apa yang sudah disampaikan melalui silon tadi. Kita tidak serta merta menerima, tapi tetap kita akan cek satu persatu berkas persyaratan yang sudah ditentukan didalam PKPU,” terangnya.

Sri juga meminta jika ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan terutama untuk input persyaratan ke silon atau persyaratan persyaratan yang belum bisa dipahami, maka Parpol bisa langsung bertanya ke help desk.

“Sebaiknya gunakan help desk pencalonan legeslatif 2019 ini secara optimal. KPU Kota Cimahi juga selalu terbuka untuk menerima keluhan dari pengurus Parpol maupun oprator. Memang ada proses perbaikan secara administrasi. Tapi yang jelas masukan dulu berkas persyaratan pencalonannya,” tegasnya.

Sri menjelaskan, di Kota Cimahi sendiri jumlah calon yang akan diterima akan disesuaikan dengan jumlah kursi disetiap daerah pemilihan (dapil) yang diantaranya dapil 1 Cimahi Utara A akan ada 7 kursi, Cimahi Utara B 6 kursi. Sementara Cimahi 3 meliputi Cimahi Selatan A 10 kursi Cimahi selatan B 9 kursi. Sedangkan di dapil Cimahi 5 meliputi Cimahi Tengah A ada 7 kursi, Dapil Kota Cimahi 6 kursi serta Cimahi Tengah B 6 kursi. Dengan total kursi di Cimahi tetap 45 kursi. “Untuk penentuan nomor urut caleg akan ditentukan oleh internal parpol. Kita tinggal menerima surat formulir model B1 daftar calon perdapil,” pungkasnya. (ziz/nie/ign)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.