Flyover Lebaran Bisa Digunakan

Berjanji Selesaikan Tepat Waktu

ACHMAD NUGRAHA/JABAR EKSPRES
JAMINAN SELESAI: Flayover Padasuka Kota Cimahi yang sempat mangkrak kan kembali dilanjutkan pengerjaannya. Jambatan ini akan melintasi jalur Kereta Api PT KAI.

CIMAHI –  Setelah sempat mengalami mangkrak Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Cimahi melalui Kepala Bidang Bina Marga Ainul Yakin memastikan flyover Padasuka bisa digunakan sebelum Hari Raya Idul Fitri atau sekitar bulan Mei.

Dirinya mengatakan, pada pertengahan Maret 2017, untuk lanjutan pembangunan flyover Padasuka sudah memasuki tahap lelang. Sementara sisa pembangunan di klaim sekitar 20 persen lagi. Sehingga, dapat dipastikan satu bulan bisa selesai.

’’ Saya yakin ini sesuai dengan target dan akan bisa di operasikan pada lebaran nanti,’’jelas Ainul ketika ditemui kemarin (14/2)

Kendati begitu, untuk kelanjutan proyek tersebut saat ini sudah memasuki tahap lelang. Sehingga, setelah selesai tahap lelang, pihaknya akan berkoordinasi kembali secara tertulis untuk memohon izin melanjutkan pembangunan kepada pihak KAI.

Sementara untuk pembangunan yang sifatnya tambahan akan diselesaikan secara tentatif. Namun yang terpenting sisa pekerjaan 20 persen  kita selesaikan dan jembatan tersebut bisa berfungsi sebelum lebaran.

Dirinya menuturkan, beberapa pengerjaan seperti, pengecoran lantai, pagar, Penerangan Jalan Umum (PJU) dan tembok penahan tanah (TPT) nantinya akan dilanjutkan. Sementara untuk anggaran yang dibutuhkan, Ainul menyebutkan, anggaran yang diperlukan sekitar Rp 3 miliar atau tidak menambah pagu dari kontrak awal yang berjumlah Rp 17 miliar.

“Yang sudah terserap sebanyak kurang lebih Rp 14 miliar sesuai dengan progres pekerjaannya,” jelas Ainul.

Ainul meunturkan, jika ada biaya tambahan, kemungkinan hanya untuk pengerjaan yang  sifatnya asesoris. Sehingga jika pengerjaanya ditunda, itu tidak berpengaruh kepada fungsi jalan.

Untuk kekuatan jalan, Ainul memaparkan, kekuatan beban kendaraan yang bisa lewat seberat 15 ton. Namun, karena jalan tersebut terdapat di pemukiman warga, maka pihaknya akan memberlakukan pembatasan tonase kendaraan.

Ainuk menambahkan, flyover ini memiliki lebar 9 meter yang terbagi untuk badan jalan 7 meter dan bahu jalan masing masing 1 meter serta mempunyai panjang sekitar 67 meter.

Hal ini, bertujuan untuk mengurai kemacetan di jalan utama atau jalan Amir Machmud. Untuk itu dia menyarankan nantinya kendaraan pribadi dari arah Padalarang yang mau masuk kearah selatan bisa lewat flyover tersebut.

“Yang dari arah selatan seperti nanjung atau baros tujuan Padalarang bisa lewat situ juga,” ucapnya (ziz/yan)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here