226 Calhaj Tak Bisa Berangkat

Mulai Hari Ini Pelunasan BPIH

180
ILUSTRASI
GAGAL BERANGKAT: Calon jemaah haji yanga gagal berangkat pulang dengan perasaan kecewa.

JAKARTA – Pada musim haji 2018 ini pemerintah memperketat proses screening kelayakan calon jamaah haji (CJH) dari sisi kesehatan. Data sementara Pusat Kesehatan Haji (Puskeshaji) Kemenkes menyebutkan, ada 226 CJH reguler yang dipastikan tidak bisa berhaji karena tak memenuhi syarat istitha’ah (kemampuan) kesehatan. Selain itu, lebih dari 800 CJH dikategorikan tak memenuhi syarat istitha’ah kesehatan untuk sementara.

Kepala Puskeshaji Kemenkes Eka Yusuf Singka mengatakan, 226 CJH yang dinyatakan tidak bisa berhaji itu tersebar di penjuru Indonesia. ”Data per 11 April. Saya tidak hafal (dari provinsi mana saja, Red),” katan Eka.

Dia menjelaskan, ada beberapa faktor kesehatan yang membuat ratusan CJH tersebut dipastikan tidak bisa berhaji tahun ini. Antara lain, mengalami gagal jantung stadium 4 dan gagal ginjal dengan hemodialisis (cuci darah).

Secara umum, penyakit berat yang bisa membuat CJH dinyatakan tidak bisa berhaji adalah gangguan jiwa berat, penyakit yang sulit atau tidak dapat disembuhkan, serta penyakit-penyakit lain yang membahayakan diri sendiri.

Sampai saat ini, Puskeshaji belum mendapati CJH yang memaksa tetap berangkat walaupun sudah dinyatakan tidak layak. ”Buat apa ngeyel? Itu kan untuk kebaikan yang bersangkutan,” jelasnya.

Sementara itu, setelah besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) reguler keluar beberapa waktu lalu, Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan jadwal pelunasan. Untuk tahap pertama, pelunasan dibuka pada 16 April hingga 4 Mei. Kemudian jika masih ada sisa kuota, dibuka pelunasan tahap kedua pada 16 Mei–25 Mei.

Kasubdit Kemenag Noer Alya Fitra mengatakan, surat resmi dari Kemenag terkait pelunasan BPIH itu memang belum keluar. Namun, dia memastikan bahwa para calon jamaah mulai hari ini (16/4) sudah bisa melunasi ongkos haji.

Pejabat yang disapa Nafit itu mengatakan, informasi soal besaran BPIH untuk masing-masing embarkasi sudah dilansir beberapa waktu lalu. Misalnya untuk embarkasi Surabaya, besaran BPIH dipatok Rp 36 jutaan. ’’Kami berharap calon jamaah haji sudah siap untuk melakukan pelunasan,’’ tuturnya.

Nafit mengatakan, Kemenag sudah berkoordinasi dengan bank penerima setoran (BPS) terkait mulai dibukanya masa pelunasan itu. Dia berharap selama proses pelunasan BPIH, tidak ada gangguan dalam sistem perbankan yang langsung tersambung ke Siskohat (sistem komputerisasi haji terpadu) Kemenag.

Selain itu dia menjelaskan jika nanti sampai pelunasan tahap pertama ditutup masih ada sisa kuota, bakal dibuka pelunasan tahap kedua. Kemenag sudah menetapkan bahwa pelunasan tahap kedua digelar pada 16 Mei–25 Mei. Dia menjelaskan, salah satu penyebab sisa kuota bisa dari CJH yang dinyatakan tidak istitha’ah (mampu) dari sisi kesehatan.

Sebelumnya, Pusat Kesehatan Haji (Puskeshaj) Kemenkes sudah menetapkan ada 226 CJH berhak lunas yang tidak layak berhaji karena tidak memenuhi syarat istitha’ah. Nafit mengatakan Kemenag tidak lantas mengganti nama 226 CJH yang dipastikan tidak bisa berangkat itu. ’’Kursi yang tidak berangkat, termasuk karena istitha’ah kesehatan akan menjadi sisa kuota. Dan diisi pada pelunasan tahap kedua,’’ jelasnya. Kriteria lain CJH yang berhak masuk pelunasan tahap kedua adalah mereka yang mengalami kegagalan sistem saat pelunasan tahap pertama.

Selain itu kuota tahap kedua juga digunakan untuk usulan jamaah lansia dengan ketentuan umur minimal 75 tahun. Setiap usulan satu jamaah lansia, boleh didampingi dengan satu orang pendamping. Kemudian pelunasan tahap kedua juga bakal diisi oleh kuota cadangan sebanyak lima persen dari total kuota jamaah haji reguler.

Seperti diektahui tahun ini tidak ada perubahan kuota haji. Kemenag menetapkan kuota haji reguler sebanyak 204 ribu orang. Sementara kuota haji khusus 17 ribu orang. (wan/agm/ign) 

Besaran BPIH bagi jemaah haji

  • Embarkasi Aceh sebesar Rp31.090.010,00
  • Embarkasi Medan sebesar Rp3 l .840.375,00
  • Embarkasi Batam sebesar Rp32.456.450,00
  • Embarkasi Padang sebesar Rp33.068.245,00
  • Embarkasi Palembang sebesar Rp33.529.675,.00
  • Embarkasi Jakarta (Pondok Gede) sebesar Rp34.532.190,00
  • Embarkasi Jakarta (Bekasi) sebesar Rp34.532.190,00
  • Embarkasi Solo sebesar Rp35.933.275,00
  • Embarkasi Surabaya sebesar Rp36.091.845,00
  • Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp38.157.084 ,00
  • Embarkasi Balikpapan sebesar Rp38.525.445,00
  • Embarkasi Makassar sebesar Rp39.507.741,00
  • Embarkasi Lombok sebesar Rp38.798.305,00

Besaran BPIH bagi Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD)

  • Embarkasi Aceh sebesar Rp58. 796.855,00
  • Embarka si Medan sebesar Rp59.547.220,00
  • Embarkasi Batam sebesar Rp60.163.295,00
  • Embarkasi Padang sebesar Rp60.775.090,00
  • Embarkasi Palembang sebesar Rp61.236.520,00
  • Embarkasi Jakarta (Pondok Gede) sebesar Rp62.239.035,00
  • Embarkasi Jakarta (Bekasi) sebesar Rp62.239.035,00
  • Embarkasi Solo sebesar Rp63.640.120,00
  • Embarkasi Surabaya sebesar Rp63.798.690,00
  • Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp65.863.929,00
  • Embarkasi Balikpapan sebesar Rp66.232.290,00
  • Embarkasi Makassar sebesar Rp67. 214.586,00
  • Embarkasi Lombok sebesar Rp66.505.150,00
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.