Sawah Abadi Cibiru sebagai Pertahanan Pangan

Pemkot Beri Lahan sesuai Porsi

7
KETAHANAN PANGAN: Dandim 0618/BS Sugiono (paling kiri), Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kedua kiri), Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan Kota Bandung Elly Wasliyah (ketiga kiri) dan perwakilan PT Pindad saat merayakan panen pandi di Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, belum lama ini.

jabarekspres.com, KIARACONDONG – Wali Kota Bandung  Ridwan Kamil memanen padi di lahan persawahan di kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung bersama Dandim 0618/BS Sugiono yang ditemani Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung Elly Wasliyah dan perwakilan dari PT Pindad belum lama ini.

Emil –sapaan Ridwan Kamil– mengatakan, pemerintah Kota Bandung memberikan lahan-lahan yang sesuai dengan proporsinya untuk wilayah-wilayah pertanian. Pemerintah Kota Bandung memiliki sawah abadi di Bandung Timur tepatnya di wilayah Cibiru yang akan dijadikan sebagai tempat pertahanan pangan pada tahun 2017.

”Kita akan memberikan ruang-ruang dengan proporsi yang dibutuhkan, sesuai dengan keperluan wilayah-wilayah pertanian. Selain itu, kita memiliki sawah abadi di Cibiru, dan pada tahun ini di Kota Bandung bagian timur tepatnya di Cibiru juga akan dibangun tempat pusat pertahanan pangan pada tahun ini,” ujarnya.

Emil mengatakan, sudah menitipkan pesan kepada Dinas Pertanian Kota Bandung untuk terus menjalankan farming sebagai bagian kampanye bahwa masyarakat kota bisa menghasilkan produk-produk pertanian.

”Saya sudah menitipkan kepada Dinas Pertanian Kota Bandung untuk konsisten menjalankan farming sebagai bentuk kita berkampanye dan menujukan kepada semua kalau masyarakat kota juga bisa membuat produk-produk pertanian dengan kualitas bagus,” tuturnya.

Emil berharap, di masa yang akan datang tidak hanya ada pertahanan sosial politik dan energi. Namun, akan adanya sebuah gagasan yang mengedepankan sebuah pertahanan pangan.

”Semoga di masa yang akan datang, tidak hanya terfokus kepada pertahanan sosial, politik ataupun energi tetapi akan adanya sebuah pertahanan untuk pangan yang akan kita buat,” pungkasnya.

Emil mengapresiasi dengan kelompok tani yang mengelola lahan milik PT Pindad yang dapat menghasilkan nilai ekonomis dan nilai pangan yang berkualitas. Ke depannya, Pemerintah Kota Bandung akan terus memberdayakan lahan-lahan yang bisa digunakan sebagai lahan padi, supaya ketahanan pangan di Kota Bandung tetap stabil. (fik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here