OPINI: Mendobrak Stagnasi Pemuda Dalam Hadapi Bonus Demografi 2020-2030

21

Pada tahun 2020-2030 Indonesia diprediksi akan memperoleh bonus demografi, yang dimaksud demografi adalah sebuah kondisi jumlah masyarakat usia produktif lebih banyak dibandingkan dengan  usia non produktif.

Melihat kondisi ini, tentunya memiliki du kemungkinan yaitu, menjadi peluang atau bisa menjadi sebuah ancaman dalam pembangunan bagi negara Indonesia.

Kedua kemungkinan tersebut dapat ditentukan bagaimana fokus pemerintah dalam menyiapkan kondisi itu, khususnya program-program berkenaan dengan sumber daya manusia (SDM). Namun, yang tak kalah penting adalah bagaimana kondisi pemuda saat ini.

Kondisi pemuda dapat digambarkan memiliki tiga sosok, di antaranya, menjadi agen perubahan (agentofchange), agen pembangunan (agentofdevelopment) dan agen modernisasi (agen ofmodernization).

Tetapi pada kenyataannya peran ini tak semerta dapat dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh pemuda. Sebab, saat ini banyak dari pemuda yang masih kurang tingkat kepeduliannya dan memiliki sifat mudah terbawa arus oleh pengaruh kemajuan teknologi informasi.

Banyak sebagian dari pemuda masuk kedalam lubang kejumudan (Mandek, red). Sehingga, pemuda harus dapat mendobrak stagnasi, setidaknya mulai dari sekarang.

Pemuda harus memiliki rencana narasi besar dan peran apa yang akan mereka ambil dalam menjadi bagian dari stakeholder pembangunan bangsa dan negara.

Setidaknya, ada empat peran yang dapat menjadi pilihan pemuda dalam menghadapi tantangan bangsa dan negara Indoenesia ke depan.

Yang pertama adalah sebagai pemimpin. Peran ini dimaksudkan

seseorang pemuda dapat mengambil sebuah kebijakan dalam memberi kemaslahatan untuk masyarakat. Meskipun masih jarang yang berkiprah sebagai pemimpi, tetapi bukan isapan jempol bagi mereka yang memiliki narasi dan perencanaan wal yang baik.

Peran kedua adalah sebagai Pakar, seorang pemimpin tidak akan bisa mengambil sebuah keputusan yang membawa maslahat bagi masyarakatnya. Sebab, tanpa peran pakar menjadi pilihan bagi pemuda untuk dapat menjadi bagian dari stakeholder pembangunan Indonesia.

Selain itu, Pemuda bisa berperan sebagai pengusaha. Peran ini sebetulnya banyak ditempuh oleh sebagian pemuda. Sehingga, Eksistensinya tak perlu diragukan lagi.

Peran ini menjadi bagian dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia semakin banyak pengusaha yang muncul dalam negeri maka akan semakin banyak juga kemaslahatan bagi masyarakat.

Sedangkan Peran yang terakhir adalah sebagai Profesional, Setiap pemuda harus memiliki bidang keprofesionalanya masing-masing.

Hal ini, agar pemuda di masa mendatang memiliki daya tawarnya dan yang tak kalah penting, seorang profesional harus memiliki orientasi untuk berkontribusi terhadap kemajuan negaranya.

Untuk itu, semua peran diatas akan saling terintegrasi satu sama lain dengan tupoksinya masing-masing. Sehingga bila peran ini didominasi oleh Pemuda, niscaya kemaslahatan untuk Bangsa dan Negara bisa terwujud. Sehingga, Jika Orientasi ini dimiliki oleh setiap pemuda bukan tidak mungkin Bonus Demografi yang nanti kita hadapi bukan menjadi bencana tetapi bermanfaat sebagai Pemudan bagian dari Aset Bangsa. (*)

Salam pemuda

salam Rakyat Indonesia

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here