Ajak Majukan Bandung dengan Inovasi

2
LEBIH MANFAAT: Sekda Yossi Irianto saat menebar benih di kolam ikn yang berlokasi di Teras Cirateun dari Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK), kemarin.

jabarekspres.com, BANDUNG – Program inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) di Kota Bandung terus memberikan hasil yang signifikan. Seperti yang dilakukan warga RT 3/2 kelurahan Isola Kecamatan Sukasari.

Di lokasi itu kini ada lokasi tanaman hias, dengan kolam yang penuh hias. Teras Cirateun, demikian nama tersebut disematkan untuk lokasi yang nyaman dan asri untuk menikmati keindahan tanaman hias sekaligus ikan.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto, memberikan apresiasi atas adanya Teras Cirateun. Dia sangat berharap lokasi itu bisa memberikan hasil yang baik untuk masyarakat karena dengan kerjasama unsur kewilayahan, tempat tersebut menjadi lebih nyaman. ”Ini bukti nyata dari PIPPK dan kerjasama kewilayahan dengan masyarakat,” ujar Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto saat meresmikan Taman Cirateun, kemarin (10/9).

Setelah meresmikan Teras Cirateun Sekda Kota Bandung melanjutkan dengan melakukan monitoring Biodigester dan Saung Herbal Bejo yang ada di wilayah tersebut.

Saung Herbal Bejo tersebut selain mendapatkan prestasi di tahun 2015 sebagai juara pertama, juga memberikan manfaat yang baik untuk masyarakat. Lahan yang cukup luas berada di lingkungan warga memberikan manfaat. Baik dalah hal bercocok tanam dengan sayuran dan benih benih ikan.

Sesuai melakukan peninjauan Yossi menuturkan, konsep PIPPK adalah konsep yang paling benar dalam teori pembangunan. Dia berpandangan bahwa pada hakikatnya, pembangunan adalah kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. ”Maka dari itu kebersamaan merupakan hal yang terpenting dalam pembangunan. Secara bersamaan kita ciptakan inovasi setiap wilayah agar menjadi lebih bermanfaat,” tuturnya.

Ditambahkan Yossi, masyarakat merupakan unsur penting dalam hal pembangunan. Ikut sertanya masyarakat memberikan dampak yang cepat dan tepat. ”Jadi kepentingan yang ada di wilayah bisa diciptakan oleh masyarakat juga. Sehingga PIPPK teori yang tepat untuk perubahan,” ujar Yossi.

Dirinya berharap, kepentingan masyarakat bisa diciptakan oleh masyarakat juga. Maka dari itu harus menciptakan kebersamaan. ”Mari kita bersama sama memajukan kota Bandung, dengan inovasi yang dihadirkan menjadi semangat bagi kita. Selain itu hadirkan juga inovasi yang bermanfaat, Karana sebaik baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat,” pungkasnya. (hms/ign)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here