Atalia Bentuk Komunitas Perempuan

Peringatan Hari Ibu di Kota Bandung,

12
FOTO BERSAMA: Istri Wali Kota Bandung, Atalia Praratya (kebaya hitam) berfoto bersama saat acara peringatan Hari Ibu di Pendopo Wali Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, kemarin (22/12). Gelaran acara tersebut didedikasi untuk menghormati kaum ibu dan juga perempuan pada umumnya.

bandungekspres.co.id, SUMUR BANDUNG – Orang tua Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Tjutju Michbah memimpin doa pada puncak peringatan Hari Ibu tingkat Kota Bandung di Pendopo Wali Kota Bandung, kemarin (22/12).

Kegiatan tersetut mendapat antusias dari sejumlah komunitas perempuan di Kota Bandung, sedikitnya 500 peserta hadir dalam acara tersebut. Selain pembacaan doa, ada juga penampilan fashion show, seminar kesehatan, flash mob dan lainnya.

Dalam sambutannya Ma Ci -sapaan akrab orang tua Wali Kota Bandung- mengajak ratusan ibu-ibu untuk bersama-sama mendoakan warga Kota Bandung yang sedang sakit agar kembali sehat. Selain itu mereka juga turut memanjatkan doa pada para pahlawan wanita yang telah berjuang dalam merebut kemerdekaan, khususnya pahlawan wanita dari Bandung, Dewi Sartika. ”Mari bersama-sama, kita mendoakan agar masyarakat Bandung sehat semua,” kata Ma Ci dalam sambutannya.

Ma Ci mengungkapkan, sebagai orang tua seorang ibu selalu mendoakan yang terbaik untuk anak-anaknya, sosok ibu juga selalu mendidik anaknya agar berbudi pekerti baik dan menjadi anak yang berbakti.

Dia juga bercerita, semasa Ridwan Kamil kecil dirinya selalu mengajarkan anak-anaknya untuk bersikap sabar, jujur dan takwa (sajuta). “Alhamdulilah, dengan ditanamkan sikap Sajuta Emil bisa membuat kebanggaan bagi saya,” jelas Ma CI.

Asisiten Pemerintahan Kota Bandung Iming Ahmad, mewakili Wali Kota Bandung, mengingatkan yang hadir terkait perjuangan sosok sang ibu yang begitu berjuang antara hidup dan mati saat melahirkan kita. Untuk itu, sebut dia, sudah sepatutnyalah sebagai bentuk syukur sebagai seorang anak yang berbakti jangan pernah menyakiti dan melupakan jasa orang tua.

”Seorang ibu tidak pernah meminta balas kasihan ataupun pemberian dari anaknya. Tapi, kita sebagai anak bisa membalasnya dengan berbakti kepada ibu,” tutur Iming.

Di tempat yang sama Istri Wali Kota Bandung, Atalia Praratya Kamil menyebutkan bersamaan dengan peringatan Hari Ibu Tahun 2016, pihaknya bersama-sama kaum ibu lainnya telah membentuk satu organisasi bernama Paguyuban Komunitas Perempuan Kota Bandung. Paguyuban tersebut kata Atalia, beranggotakan perempuan-perempuan yang ada di Kota Bandung.

Alhamdulillah hari ini (kemarin, Red.) ada 60 organisasi perempuan yang tergabung, yang hari ini hadir. Kami mencanangkan sebuah kelompok bersama komunitas yang bernama Paguyuban Komunitas Perempuan Kota Bandung dengan tujuan untuk berjuang meningkatkan kualitas perempuan khususnya di Kota Bandung,” kata Atalia saat ditanya sejumlah pewarta di Pendopo, kemarin.

Dia berharap paguyuban tersebut bisa menjadi wadah bagi para ibu untuk saling bertukar pemikiran tentang berbagai hal, baik menyangkut urusan keluarga, kesehatan maupun aspek lainnya. Melalui paguyuban itu pula, kata dia, siapa pun bisa saling berbagi informasi dan bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama dengan lebih baik. ”Angota komunitas ini terdiri dari perempuan-perempuan dengan segala kreativitas dan sebagainya supaya menjadi wadah bersama mengaktualisasikan diri,” tegas Atalia.

Atalia yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung menambahkan, ke depan pihaknya akan rutin menggelar acara serupa. Bahkan melibatkan lebih banyak perempuan yang ada di Kota Bandung, tidak menutup kemungkinan dirinya akan akan menggelar festival perempuan. ”Kami yakin komunitas ini bisa berkembang demi kemajuan kaum perempuan dan juga kemajuan Kota Bandung,” pungkasnya.   (dn/odi/ign/B1)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here