Christin Novalia Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Lewat Pelatihan Kewirausahaan

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Christin Novalia Simanjuntak. (dok Humas)
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Christin Novalia Simanjuntak. (dok Humas)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Christin Novalia Simanjuntak menaruh perhatian pada kemandirian ekonomi masyarakat. Salah satu solusi yang didorong adalah memperbanyak penguatan keterampilan dan pemberdayaan.

Menurutnya, langkah tersebut penting dan strategis karena dapat membuka peluang usaha sekaligus menciptakan sumber penghasilan secara mandiri.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program Pelatihan Wirausaha Muda Provinsi Jawa Barat yang bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat melalui UPTD BLK Mandiri.

Baca Juga:Ruang Kelas Berganti Tenda, Semangat Siswa SDN Cioray Bojonggambir Terap MenyalaPoliteknik Al Islam Bandung Gelar Pelatihan PPR Radiologi Konvensional Gelombang Kedua

Program ini menghadirkan tiga bidang pelatihan, yakni barista, tata boga, dan tata rias wajah. Menariknya, para peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan keterampilan, tetapi juga memperoleh dukungan berupa peralatan usaha dan bantuan dana.

“Itu menarik ya karena mendukung mereka memulai usaha secara mandiri,” terangnya, Jumat (6/11).

Melalui program tersebut, Christin mendorong agar pelatihan keterampilan tidak berhenti pada proses pembelajaran, tetapi juga memberikan bekal nyata bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha.

“Termasuk juga mendorong masyarakat agar bisa menciptakan peluang kerja, dan memperoleh penghasilan secara mandiri,” imbuhnya.

Menurutnya, penguatan keterampilan dan kewirausahaan menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya dukungan pelatihan, peralatan, dan bantuan usaha, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan mata pencaharian serta mampu memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Di sisi lain, pelatihan semacam itu juga langkah postif untuk menekan angka pengangguran di Jawa Barat. Sebagai mana data BPS terbaru, pengangguran di Jawa Barat turun tipis pada periode Agustus 2026.

Baca Juga:Siswa Belajar di Teras akibat Kelas Ambruk, Kapolres Tasikmalaya Langsung Turun TanganPengendara Tertib di Tasikmalaya Dapat Hadiah Kupat Tahu Mangunreja

Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Agustus 2026 turun sebesar 0,10 persen poin. Posisinya 6,67 persen, dari sebelumnya 6,77 persen di Agustus 2025.

Sementara dari sisi jumlah, BPS mencatat jumlah pengangguran berasa di angka 1,77 juta orang atau turun 0,01 juta orang dari sebelumnya 1,78 juta orang.(son)

0 Komentar