136 Mahasiswa Politeknik Al Islam Bandung Diwisuda, Direktur Berpesan: Jangan Pupus Meski Sudah Wisuda

Dok. Politeknik Al Islam Bandung saat menyelenggarakan prosesi wisuda bagi mahasiswa program Diploma 3 (D3) Ah
Dok. Politeknik Al Islam Bandung saat menyelenggarakan prosesi wisuda bagi mahasiswa program Diploma 3 (D3) Ahli Madya Tahun 2026. Selasa (3/11/). Foto. Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Politeknik Al Islam Bandung menggelar prosesi wisuda bagi mahasiswa Program Diploma 3 (D3) Ahli Madya Tahun 2026. Sebanyak 136 mahasiswa dari tiga program studi resmi dinyatakan lulus dalam prosesi wisuda yang berlangsung di Harris Hotel & Conventions, Jalan Peta, Kota Bandung, Selasa (3/11/2026).

Direktur Politeknik Al Islam Bandung, dr. Shiane Hanako Sheba, MKM., MCE, mengatakan bahwa 136 wisudawan tersebut berasal dari Program Studi Administrasi Rumah Sakit (ARS), Terapi Wicara (TW), serta Radiodiagnostik dan Radioterapi (TRO).

“Dari Politeknik Al Islam Bandung hari ini meluluskan 136 alumni wisudawan. Ada tiga program studi, yaitu Administrasi Rumah Sakit (ARS), Radiologi dan Terapi Wicara. Kami juga memiliki program D4, tetapi belum meluluskan karena program tersebut baru berdiri tahun ini,” kata Shiane saat ditemui di lokasi kegiatan.

Baca Juga:XPENG Resmikan Experience & Service Center ke-11 di Bandung, Hadirkan Layanan 3S TerintegrasiPerkuat Pasokan Energi Nasional, PGN LNG Terima 25 Kargo LNG Hingga Triwulan III 2026

Ia mengungkapkan, dari total 136 wisudawan, sekitar 15 persen di antaranya telah terserap ke dunia kerja melalui mitra institusi pendidikan, baik rumah sakit maupun klinik.

“Ada 15 persen wisudawan kita hari ini yang sudah terserap oleh mitra-mitra kita dari rumah sakit maupun klinik. Jadi, dari 136, sekitar 15 persennya sudah bekerja,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Shiane juga menyampaikan pesan khusus kepada para wisudawan agar tidak berhenti mengembangkan diri setelah menyelesaikan pendidikan.

Ia meminta para lulusan untuk terus menjaga semangat Fast Generation yang menjadi tagline Politeknik Al Islam Bandung, yakni Fathonah, Amanah, Sidik, dan Tablig.

“Pesan khusus untuk wisudawan, teruskan semangat Fast Generation. Kami mempunyai tagline Fast Generation, yaitu Fathonah, Amanah, Sidik, dan Tablig. Jangan pupus meskipun sudah diwisuda hari ini. Lanjutkan terus semangat Fast Generation,” tuturnya.

Menurut Shiane, nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi para lulusan dalam menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di bidang kesehatan yang semakin kompleks.

Ia menjelaskan, Politeknik Al Islam Bandung menjadikan nilai-nilai Islami sebagai landasan utama dalam penyelenggaraan pendidikan, termasuk dalam membentuk karakter dan kemampuan soft skill mahasiswa selama masa perkuliahan.

Baca Juga:Tampil dengan Wajah Baru, Terrazo Food & Venue Festival Citylink Hadirkan Sensasi Kuliner dan Ruang HangoutMenembus Zaman: Resep Bluebird Beradaptasi Tetap Relevan

“Alhamdulillah, dari kami sendiri, visi kami adalah nomor satu yang utama adalah Islami. Sehingga pembekalan soft skill untuk mahasiswa-mahasiswa kami selama perkuliahan tentu saja berlandaskan nilai-nilai Islami. Kembali lagi, Fast Generation itu Fathonah, Amanah, Sidik, Tablig. Keempatnya sangat dibutuhkan oleh para tenaga kesehatan ketika mereka mulai bekerja di lapangan,” imbuhnya.

0 Komentar