JABAR EKSPRES – Job Fair 2026 yang digelar Institut Teknologi Bandung (ITB) menghadirkan 47 perusahaan dari berbagai sektor untuk membuka peluang rekrutmen tenaga kerja. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, kegiatan pada Oktober ini juga memberi ruang bagi UMKM dan startup rintisan alumni untuk memperkenalkan usaha mereka.
Ketua Panitia Titian Karier Terpadu ITB Oktober 2026, Ardiyan Harimawan mengatakan, pelibatan UMKM dan startup alumni merupakan bagian dari pengembangan kegiatan yang telah direncanakan sejak April, sesuai arahan rektor.
“Jadi mereka kalau yang UMKM dan startup tidak rekrutmen, tapi mereka menampilkan rintisan usahanya seperti apa,” kata Ardiyan saat ditemui di lokasi, Senin (26/10/2026).
Baca Juga:Job Fair Bhakti Kencana University 2026 Pertemukan Lulusan dengan Puluhan PerusahaanBPJS Ketenagakerjaan Kawal Job Fair Bandung Utama 2026, Buka 3.000 Lowongan dan Sosialisasi Hak Pekerja
Berbeda dengan perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan, UMKM dan startup alumni hadir untuk memamerkan produk, layanan, serta perkembangan usaha mereka. Area kegiatan untuk peserta tersebut ditempatkan di lapangan Aula Barat ITB, bukan di dalam Aula Barat maupun Aula Timur.
Sementara itu, 47 perusahaan yang berpartisipasi dalam agenda rekrutmen berasal dari sejumlah bidang usaha. Sektor yang terwakili antara lain makanan dan minuman (F&B), teknologi, perbankan, sipil, hingga lingkungan.
“Kalau yang untuk rekrutmen ada 47 perusahaan. Saya lihat sih memang cukup beragam, ada yang F&B, ada yang teknologi, ada yang perbankan, kemudian ada juga yang terkait sipil dan lingkungan ya, ada juga macam-macam sektornya,” tuturnya.
Job Fair ITB 2026 tidak membatasi peserta hanya untuk mahasiswa maupun alumni kampus tersebut. Masyarakat umum juga dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk mencari peluang kerja dan mengenal perusahaan yang membuka rekrutmen.
“Jadi, kita buka untuk umum, tapi memang karena lokasinya di ITB, biasanya memang paling banyak dominan memang mahasiswa ataupun alumni ITB,” kata Ardiyan.
Menurut Ardiyan, penyelenggara tidak menetapkan target khusus terkait jumlah pencari kerja yang nantinya berhasil diterima oleh perusahaan peserta. Namun, panitia berharap jumlah pengunjung tahun ini setidaknya dapat menyamai capaian sebelumnya.
Ia menyebut, penyelenggaraan tahun lalu mampu menarik hingga 11.000 pengunjung. Untuk tahun ini, panitia memperkirakan jumlah peserta yang hadir dapat mencapai sekitar 5.000 hingga 6.000 orang per hari.
