“Perempuan lebih rentan karena saat menopause, hormon yang jaga kepadatan tulang menurun,” kata perempuan yang juga dokter spesialis bedah ortopedi itu.
Sementara itu Ketua TP PKK Jawa Barat Samantha Dewi Erwan Setiawan menyambut hangat upaya edukasi tersebut. Menurutnya, Jawa Barat adalah lokus yang tepat untuk menggelorakan gerakan edukasi pencegahan osteoporosis itu.
“Jabar ini luas dan jumlah penduduk besar,” katanya.
Di sisi lain, Dicky Sulaiman, Business Group Manager Adult Nutrition Kalbe Nutritionals menambahkan, osteoporosis datang tanpa gejala. Pihaknya sepakat bahwa upaya pencegahan sejak dini perlu digelorakan.
Baca Juga:Raih Penghargaan Investasi, Ahmad Luthfi Sukses Pacu Ekonomi Jawa TengahBerkat Program Santri Obah Pemprov Jateng, Para Santri Ini Rasakan Kuliah di Luar Negeri
Selain olahraga, maka asupan gizi dan suplemen yang tepat akan membantu.
“Kebutuhan kalsium tiap usia itu beda. Sebenarnya bisa didapatkan dari makanan yang setiap hari dikonsumsi. Namun belum tentu cukup, ” tuturnya. (son)
