Kedua, lanjut Ngatiyana, para peserta diminta menjaga akhlak dan sportivitas, baik ketika meraih kemenangan maupun saat menghadapi kekalahan. Sikap rendah hati ketika menang dan lapang dada ketika belum berhasil dinilai sebagai bagian penting dari karakter seorang santri.
Ngatiyana juga mengingatkan seluruh kontingen agar menjaga nama baik Kota Cimahi selama mengikuti Porsadin VIII tingkat Jawa Barat 2026.
“Bawa nama baik Kota Cimahi. Tunjukkan bahwa santri Kota Cimahi adalah generasi yang religius, disiplin, tangguh, dan berdaya saing,” pungkasnya. (Mong)
