Perubahan situasi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu ditelusuri untuk memastikan keberadaan Sri. Terlebih, komunikasi dengan keluarga kemudian terputus sehingga pihak keluarga tidak memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi maupun lokasi korban.
“Setelah itu, komunikasi dengan keluarga terputus sehingga keberadaan dan kondisinya saat ini belum diketahui secara pasti,” ucapnya.
Dalam percakapan terakhir yang beredar di media sosial, Sri juga sempat meminta pertolongan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia meminta agar dugaan sindikat germo atau mucikari diberantas dan menyebut pihak-pihak tersebut memiliki bekingan kuat.
Baca Juga:Irjen Pol Hengki Resmi Jadi Kapolda Jabar, Pipit Rismanto Sampaikan Pesan Inide Braga by ARTOTEL Hadirkan The Urban Nature Retreat, Padukan Wisata Heritage dan Alam
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari informasi yang perlu diklarifikasi oleh instansi berwenang. Dugaan keterlibatan pihak penyalur maupun pihak lain dalam kasus ini belum dapat dipastikan sebelum proses penelusuran dan pemeriksaan lebih lanjut dilakukan.
Dewi menegaskan, Disnaker KBB saat ini memprioritaskan upaya membantu keluarga untuk mendapatkan kepastian mengenai keberadaan Sri. Koordinasi dengan kementerian terkait diharapkan dapat mendukung langkah penanganan, termasuk memastikan keselamatan pekerja migran tersebut.
“Mengenai pihak-pihak yang disebut dalam keterangan keluarga maupun dugaan kejadian yang dialami korban, kami belum dapat memberikan kesimpulan sebelum ada hasil klarifikasi dan penelusuran dari pihak yang berwenang,” tandasnya. (Wit)
