Yusmara, tokoh masyarakat sekaligus pelaku usaha di Pangandaran, ikut mengapresiasi pelaksanaan PangandaRun. Ia menilai kegiatan ini sebagai kesempatan strategis memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan PangandaRun di Kabupaten Pangandaran. Kegiatan ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan membangun kebersamaan, sekaligus menjadi sarana promosi pariwisata yang sangat berarti bagi daerah. Dengan hadirnya ribuan peserta dan pengunjung, kami berharap semakin banyak orang mengenal keindahan Pangandaran dan potensi ekonomi masyarakatnya,” ungkap Yusmara.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, ajang berskala besar seperti PangandaRun bisa menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan Kabupaten Pangandaran, terutama di sektor pariwisata.
Baca Juga:Bulog Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Pengadaan Beras Melampaui 4 Juta TonPDI Perjuangan Jabar Perkuat Advokasi Kesehatan, Ribka Tjiptaning: Rakyat Berhak Mendapat Pelayanan
Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., mengapresiasi antusiasme masyarakat Pangandaran dan sekitarnya yang turut serta dalam PangandaRun beserta seluruh rangkaian kegiatannya.
“Saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pangandaran dan sekitarnya yang telah ikut serta dalam PangandaRun ini, terkhusus atas kebersamaannya untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Tentu hal ini membuktikan bahwa TNI manunggal bersama rakyat,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Kosasih menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta jika ada kekurangan dalam pelaksanaan, serta kepada masyarakat umum yang mungkin terganggu akibat kegiatan tersebut.
Penyelenggaraan PangandaRun menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 TNI dapat menjadi momentum menyatukan semangat olahraga, pengabdian, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah. Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan ini diharapkan memperkuat hubungan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong Pangandaran semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan.
TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. (bbs)
