JABAR EJSPRES – Satresnarkoba Polresta Bandung mengamankan satu orang yang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba serta menyita 12 butir obat keras tertentu (OKT) dalam razia gabungan di Kampung Ciherang, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jumat (9/10/2026) malam.
Operasi yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB itu dipimpin Kasat Resnarkoba Polresta Bandung Kompol Made Putra Yudistira. Petugas melibatkan Sat Samapta, Propam Polresta Bandung, Denpom III/5 Bandung, dan Satpol PP Kabupaten Bandung.
Made mengatakan, razia tersebut digelar untuk mencegah penyalahgunaan narkotika sekaligus mendeteksi kemungkinan peredaran gelap narkoba di lingkungan masyarakat.
Baca Juga:Green Forest Resort & Wedding Gelar “Wedding Showcase at Forest 2026” Perkuat Kolaborasi Industri PernikahanDPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke dalam RUU Sisdiknas
“Razia gabungan dan tes urine ini merupakan upaya preventif serta deteksi dini terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” kata Made dalam keterangannya, Sabtu (10/10/2026).
Dalam kegiatan itu, petugas melakukan tes urine secara acak terhadap 12 laki-laki. Hasil pemeriksaan juga mengungkap temuan obat keras jenis Trihexyphenidyl dan Heximer yang dibawa dua perempuan berinisial VS (25) dan S (24).
Dari VS, polisi menyita enam butir Trihexyphenidyl dan lima butir Heximer. Sementara itu, S kedapatan membawa satu butir Trihexyphenidyl. Total barang bukti yang disita berjumlah 12 butir obat keras.
Selain mengamankan obat-obatan tersebut, petugas membawa seorang yang hasil tes urinenya dinyatakan positif narkoba untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Made menyebut, orang tersebut bersama barang bukti obat keras dibawa ke Markas Satresnarkoba Polresta Bandung. Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan dan pengembangan guna mendalami temuan dalam razia tersebut.
“Satu orang yang hasil tes urinenya positif beserta barang bukti obat keras langsung kami amankan ke Mako Satresnarkoba Polresta Bandung untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.
Rangkaian razia gabungan dan tes urine tersebut berlangsung hingga malam hari. Polisi menyatakan kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif.
