Khusus kategori video, tahun ini kami memberikan ruang yang lebih luas karena dapat diikuti masyarakat umum, termasuk mahasiswa dan warga.
‘’Harapannya, semakin banyak perspektif masyarakat yang muncul dan dapat menjadi bagian dari cerita tentang perjalanan demokrasi serta penyelenggaraan pemilu di Indonesia,” ujarnya.
Edukasi Kepemiluan Berbasis Partisipasi Warga
Panitia pelaksana menegaskan bahwa karya-karya yang masuk tidak sekadar memenuhi kriteria teknis perlombaan, melainkan harus mengusung bobot informasi dan nilai edukasi bagi publik.
Baca Juga:Gugatan Ditolak, Uu Ruzhanul Ulum Ajak Seluruh Kader PPP Jabar Bergandengan TanganKementerian Hukum Tegaskan Kewarganegaraan Ibu Baedah dan 5 Anaknya Sebagai WNI
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui pautan Google Form resmi yang terhubung dengan kanal media sosial pelaksana.
“Pada akhirnya, kami berharap kompetisi tahunan KPU RI ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat, sekaligus memperkuat sosialisasi dan edukasi tentang pemilu dan demokrasi Indonesia,’’ tuturnya.
‘’Semakin banyak masyarakat yang memahami proses pemilu, semakin terbuka pula ruang untuk membangun partisipasi publik yang bermakna,” tambah Nopri lagi. (yan).
