“Sekarang mobilitas semakin terbuka. Orang bisa tetap terhubung dengan Jakarta, tetapi punya pilihan untuk menikmati lingkungan yang berbeda ketika membutuhkan suasana yang lebih tenang,” katanya.
Menurut Ryan, perubahan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap hunian terus berkembang mengikuti perubahan gaya hidup.
“Pada akhirnya yang dicari adalah keseimbangan. Bagaimana orang tetap produktif, tetapi punya waktu untuk keluarga, lingkungan dan dirinya sendiri,” pungkasnya. (Wit)
