JABAR EKSPRES – Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Aldila mengingatkan para pemilih pemula di Sekolah Menengah Atas Negeri ?(SMAN) 1 Cimanggung agar tidak menjadi pemilih yang hanya ikut-ikutan atau FOMO.
Kehadiran Fajar Aldila ke sekolah yang berlokasi di wilayah Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang itu dilakukan pada Selasa (29/9/2026).
Pantauan Jabar Ekspres, kehadiran Wabup Sumedang mendapat sambutan meriah dari para siswa-siswi SMAN 1 Cimanggung sekira pukul 10.05 WIB.
Baca Juga:Terminal LNG PT Perta Arun Gas Menjadi Pusat Baru Bisnis Gassing Up and Cooling Down Bagi Kapal LNG di AsiaKemenkes Janjikan 40 Unit X-Ray Mobile untuk Kabupaten Tasikmalaya, Disebar ke Semua Kecamatan
Di halaman depan bangunan sekolah, sejumlah siswa berbaris, ketika Fajar Aldila keluar dari mobilnya sorak-sorai menggema menandakan antusias peserta didik SMAN 1 Cimanggung yang senang mendapat kunjungan dari Wabup Sumedang.
“Pak Wabup ke sini pak Wabup,” teriak beberapa siswa di lokasi.
Kemeriahan pun diterima Wabup Sumedang dengan mengajak sejumlah siswa untuk melakukan tos tangan secara beruntun. Raut wajah para peserta didik SMAN 1 Cimanggung tampak bahagia.
Kunjungan yang dilakukan itu, yakni dalam penyelenggaraan pendidikan politik (non pemilihan) pada pemilih pemula tahun 2026.
Penyelenggaraan tersebut dilakukan dalam rangka membangun karakter pemilih yang cerdas dan berintegritas, sebagai upaya meningkatkan partisipasi politik yang demokratis.
Wabup Sumedang menyampaikan, terkait politik para anak muda perlu memahami dan menghindari praktik-praktik money politic.
“Kalian adalah Gen Z, kalian harus paham tokoh-tokoh dan visi-misi. Misalnya ketika ada tokoh politik yang berkata akan membuat program beasiswa, itu termasuk visi-misi,” kata Fajar dalam ruang kelas di hadapan sejumlah siswa.
Baca Juga:Temui Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Gibran dan Ahmad Luthfi Serap Aspirasi WargaDorong Ketahanan Energi Nasional, SAKA Tajak Sumur Eksplorasi SM-1 di WK Pekawai
Menurutnya, anak muda perlu memahami politik sebab di masa depan merekalah yang akan membawa arah kebijakan dan kemajuan negara nantinya.
“Jangan jadi pemilih yang FOMO, ikut-ikutan,” ujar Fajar.
Di tengah pemaparannya, seorang siswa bernama Davina dari kelas 11A diberikan pertanyaan mengenai pemahamannya terkait politik.
“Politik adalah suatu cara untuk menggapai tujuan. Caranya membuat masyarakat untuk mengikuti program yang ada,” ujar Davina.
Fajar kemudian menjelaskan bahwa pemahaman politik diperlukan agar generasi muda dapat memahami program yang ditawarkan dan menentukan sikap secara sadar.
Wabup Sumedang menuturkan, di era digitalisasi saat ini penggunaan media sosial dinilai sangat penting, khususnya bagi kalangan anak muda.
