Besarnya basis pengguna dan merchant tersebut menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan QRIS dalam aktivitas ekonomi sehari-hari. BI juga memandang perluasan QRIS tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi turut mendorong UMKM masuk lebih jauh ke dalam ekosistem ekonomi dan keuangan digital.
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan QRIS kini tidak lagi sekadar menjadi alat pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal. Menurutnya, QRIS telah berkembang menjadi pintu masuk utama atau entry point bagi UMKM menuju ekosistem keuangan digital.
Dengan semakin banyaknya transaksi yang tercatat secara digital, QRIS berpotensi memiliki fungsi yang lebih luas bagi UMKM, termasuk sebagai bagian dari rekam jejak aktivitas usaha yang dapat mendukung akses mereka terhadap layanan keuangan.
