Bazar UMKM turut menghadirkan berbagai produk olahan cabai, produk lokal, tanaman pangan dan hortikultura, sayuran segar, serta minuman herbal. Sejumlah pengunjung kegiatan, salah satunya dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Samboja, Nursanti, mengaku senang dapat melihat langsung berbagai jenis cabai dan produk lokal yang ditampilkan dalam festival tersebut.
“Sebelumnya yang saya tahu hanya cabai rawit, ternyata ada macam-macam cabai. Di sini ada cabai, kopi, pisang, telur, dan harganya terjangkau. Mudah-mudahan festival seperti ini selalu diadakan,” ujarnya.
Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi Otorita IKN dan Bank Indonesia, dengan dukungan berbagai mitra, antara lain BRI, Bankaltimtara, Syngenta, Suzuki, SKK Migas, Pertamina Hulu Mahakam, OMG, Kahf, Pupuk Kaltim, Mayapada Hospital, Swissôtel Nusantara, Electronic City, Nusantara Park, serta mitra pendukung lainnya.
Baca Juga:Opik, S.Pd.I Resmi Pimpin IKA STAI DR. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta Periode 2025–20281.000 Bapak Sajikan Sarapan untuk Istri, Frisian Flag Catat Rekor MURI di Bandung
Festival Cabai Nusantara juga membawa pesan bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari rumah, termasuk melalui budi daya cabai di pekarangan maupun pot kecil tanpa membutuhkan lahan luas. Myrna turut mengajak seluruh masyarakat yang berada di wilayah delineasi IKN dan sekitarnya untuk hadir pada 26–27 September 2026 di Nusantara Park, KIPP Nusantara.
“Kalau ingin awet muda, ingin gembira, ingin bahagia, datang ke Festival Cabai Nusantara,” tutup Myrna.
