Potensi WK Pekawai juga didukung oleh karakteristik geologi yang berkesinambungan dengan Lapangan Manpatu yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dan telah memiliki Plan of Development (POD). Sekitar 10–24% struktur Lapangan Manpatu berada di dalam wilayah WK Pekawai, sehingga kesinambungan struktur geologi dan keberadaan hidrokarbon yang telah teridentifikasi di Lapangan Manpatu menjadi salah satu aspek yang mendukung prospek eksplorasi di WK Pekawai.
”Kami akan terus menjalankan kegiatan eksplorasi secara terukur dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan operasional,” tambah Fuji.
Seluruh rangkaian pengeboran SM-1 dilaksanakan dengan mengutamakan aspek HSSE. SAKA memastikan penerapan HSSE Golden Rules secara konsisten dalam setiap tahapan kegiatan sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam menjalankan kegiatan operasional.
Baca Juga:Jaga Keberlangsungan Pembangunan, Bupati dan DPRD Purwakarta Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026Jadi Ajang Pelestarian Budaya, Festival Pencak Silat CUP IV 2026 Digelar di Kebun Raya Bogor dan Diikuti 321 P
Melalui rangkaian kegiatan eksplorasi yang berkelanjutan, SAKA berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi WK Pekawai secara aman, andal dan bertanggung jawab, sekaligus berkontribusi dalam mendukung ketersediaan energi dan ketahanan energi nasional.
