Deni juga menyebutkan, fasilitas Cathlab yang dimiliki RSUD Welas Asih merupakan salah satu layanan yang masih terbatas keberadaannya di Jawa Barat.
“Di Jawa Barat baru ada dua layanan. Yaitu di RSUD Welas Asih dan satunya di RSUP Hasan Sadikin,” ujarnya.
Yang tidak kalah penting, layanan penanganan penyakit jantung di RSUD Welas Asih juga dapat dimanfaatkan oleh peserta BPJS Kesehatan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.
Baca Juga:BNI dan Unpad Perkuat Kemitraan Strategis, Dorong Ekosistem Pendidikan yang AdaptifKeseruan Jatinangor Music Fest Makin Lengkap Bareng BNI
Deni menegaskan, pelayanan kesehatan, terutama dalam kondisi darurat, harus dapat diakses masyarakat tanpa membedakan latar belakang ekonomi.
“Penyakit jantung tidak melihat orang itu punya duit atau tidak. Enggak lihat punya jaminan atau enggak. Kami sebagai rumah sakit pemerintah, apa pun yang darurat kami layani,” tegasnya.
Bagi masyarakat kurang mampu yang belum memiliki BPJS, menurut Deni, terdapat sejumlah mekanisme bantuan yang dapat ditempuh sesuai ketentuan pemerintah.
“Kalau memang orang itu adalah orang kurang mampu, masa enggak ditolong. Kan nanti ada mekanisme lain. Misal subsidi dari Pemerintah Provinsi, melalui SKTM, ataupun nanti hasil dari patungan teman-teman,” jelasnya.
Edukasi Kesehatan Jantung
Berbagai fasilitas tersebut semakin melengkapi komitmen RSUD Welas Asih dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung.
Dalam momentum Hari Jantung Sedunia, RSUD Welas Asih turut menggelar sejumlah kegiatan, mulai dari senam bersama komunitas pasien jantung hingga edukasi mengenai penyakit jantung.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Don’t Miss A Beat”, yang mengandung pesan agar masyarakat tidak mengabaikan kesehatan jantung dan setiap detak jantung yang menjadi bagian penting dalam kehidupan.
Baca Juga:Dari Reuni hingga Kontribusi, Ini Makna “Kembali ke Jatinangor” di Homecoming Festival IKA Unpad 2026Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jadi Momentum Perbarui Komitmen Alumni untuk Unpad dan Masyarakat
“Yang berarti jangan pernah terlewatkan satu detak pun. Jadi, kita harus benar-benar menjaga kesehatan jantung kita,” pungkas Deni.
Dengan dukungan fasilitas diagnostik, layanan Cathlab, tenaga medis, hingga fasilitas rawat inap VVIP, RSUD Welas Asih terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan jantung yang semakin lengkap bagi masyarakat Kabupaten Bandung dan Jawa Barat. (Jat)
