Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jadi Momentum Perbarui Komitmen Alumni untuk Unpad dan Masyarakat

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jadi Momentum Perbarui Komitmen Alumni untuk Unpad dan Masyarakat
Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jadi Momentum Perbarui Komitmen Alumni untuk Unpad dan Masyarakat
0 Komentar

IKA Unpad menegaskan kesiapan alumni menjadi mitra strategis universitas menuju Top 300 dunia pada 2029, sekaligus memperluas kontribusi dan pengabdian kepada masyarakat.

JABAR EKSPRES – Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menjadikanHomecoming Festival IKA Unpad 2026 sebagai momentum untuk memperbarui komitmen alumni dalam mendukung kemajuan Universitas Padjadjaran sekaligus memperluas kontribusi kepada masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Kick Off Homecoming Festival IKA Unpad 2026 diKampus Unpad Jatinangor, Sabtu (19/9), yang membuka rangkaian kegiatan sepanjang hari dalam rangka Dies Natalis ke-69 Universitas Padjadjaran.

Baca Juga:BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music FestGoPay Next Resmi Hadir di Bandung, Membership Gratis untuk Anak Muda Usia 17-24 Tahun

Pembukaan festival turut menghadirkan Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M. dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, keduanya merupakan alumni Unpad. Kehadiran kedua kepala daerah tersebut memiliki makna tersendiri bagi keluarga besar Unpad. Jatinangor, Kabupaten Sumedang, kini menjadi kampus utama dan pusat berbagai kegiatan akademik Unpad.

Sementara, Bandung memiliki ikatan historis sebagai kota tempat Unpad berdiri pada 1957 dan menjadi pusat perjalanan universitas selama puluhan tahun. Hingga kini, Unpad juga masih memiliki kampus dan berbagai aktivitas akademik di Kota Bandung. Kehadiran keduanya menjadi bentuk penghormatanterhadap dua wilayah yang tidak terpisahkan dari perjalanan Unpad.

Bagi IKA Unpad, dukungan alumni terhadap almamater memiliki dua dimensi yang tidak terpisahkan. Alumni dapat menjadi mitra universitas dalam memperkuat riset, jejaring, kemitraan, reputasi, dan daya saing menuju target Top 300 dunia pada 2029. Namun kemajuan tersebut harus bermuara padasesuatu yang lebih besar: semakin luasnya manfaat ilmu pengetahuan, jejaring, dan sumber daya universitas serta alumni bagi masyarakat.

Dengan kata lain, prestasi global Unpad bukan tujuan akhir; kekuatan universitas dan alumninya harus kembali menjadi manfaat bagi masyarakat. Rektor Universitas Padjadjaran Prof. dr. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, Sp.M(K), M.Kes., Ph.D. mengatakan, pencapaian universitas berkelas dunia membutuhkan keterlibatan seluruh ekosistemUnpad, termasuk alumni yang kini berkarya di berbagai sektor. “Target menjadi bagian dari 300 universitas terbaik dunia tentu penting karena menunjukkan kualitas dan daya saing Unpad.

Tetapi ukuran keberhasilan universitas pada akhirnya tidak hanya terletak pada peringkat. Yang jauh lebih penting adalah sejauh mana pendidikan, riset, inovasi, dan sumber daya yang kita miliki mampu menghadirkan solusi dan memberikan dampak bagi masyarakat. Untuk itu, kita membutuhkan kolaborasi yang semakin kuat dengan alumni dan seluruh mitra Unpad,” ujar Prof. Arief. Alumni sebagai Mitra Strategis Ketua Umum IKA Unpad sekaligus Menteri Koperasi Republik Indonesia Dr. Ferry Juliantono, S.E. Ak., M.Si. menegaskan bahwa homecoming tidak seharusnya berhenti pada reuni atau nostalgia.

0 Komentar