JABAR EKSPRES – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut berupaya mendongkrak geliat ekonomi Jawa Barat. Salah satunya melalui program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED).
Seperti yang dilakukan pada Jumat (25/9). OJK kembali menyasar salah satu komoditas unggulan Jawa Barat. Kali ini adalah ayam petelur.
Program tersebut berupaya memfasilitasi para peternakan ayam petelur untuk akses permodalan, pembinaan keuangan yang inklusif hingga membuka keran ekspor. Program itu berupaya membangun ekosistem dari hulu hingga hilir.
Baca Juga:Hotel Platinum Yogyakarta Gunakan CNG, Efisiensi Biaya Operasional Capai 30 PersenDua Tahun Beruntun, Kabupaten Tasikmalaya Sabet Juara 1 TPID Award Jawa-Bali
Kepala OJK Jawa Barat Darwisman menjelaskan, setidaknya ada 4.600 peternak ayam petelur yang dilibatkan dalam kesempatan itu. “Mereka baik perorangan maupun perseroan, terutama di 21 sentra peternakan ayam petelur di Jawa Barat, ” jelasnya.
Darwisman melanjutkan, pelaksanaan program ini diharapkan mampu memberikan paling tidak empat manfaat. Yang pertama adalah terjadi peningkatan produksi telur nasional.
Lalu bisa mendorong peningkatan pendapatan peternak. “Dalam hitungan kami, 2.000 ternak ayam itu akan memperoleh income per bulannya Rp34,88 juta per bulan, ” katanya.
Kemudian yang ketiga adalah program ini juga diproyeksikan mampu berkontribusi terhadap efisiensi anggaran pemerintah untuk Makan Bergizi Gratis (MBG). Karena bisa mendongkrak suplay ke dapur dapur MBG.
OJK juga menghitung dari kegiatan tersebut ada potensi peningkatan kredit dari perbankan dengan proyeksi Rp 456,5 miliar. Lalu tak hanya soal akses permodalan, keran ekspor juga difasilitasi.
Misalnya dalam kesempatan itu juga simbolis ekspor 7.000 ekor Day Old Chick (DOC) atau anak ayam dan 6,3 ton produk olahan. Itu akan diekspor ke Timur Leste.
Program PED ini sebenarnya juga bukan kali pertama. Di tahun sebelumnya, OJK juga telah menginisiasi. Sasarannya adalah komoditas kambing dan sapi perah.
Baca Juga:Chemistry Jonas Rivanno dan Adinda Azani di Cinta Seluas Samudra, Bermula dari Candaan hingga Jadi PasanganIMarugame Udon Kaliurang Gunakan CNG, Gagas Perkuat Layanan Energi untuk Pelanggan Usaha
Sementara itu Sekda Jabar Herman Suryatman menyambut baik kolaborasi tersebut. Namun ia juga berpesan agar program tak berhenti begitu saja. “Harapannya Komoditas petelur ini bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi Jabar juga, ” jelasnya. (son)
