Sementara itu, gelar juara sektor putra menjadi milik SMA Trinitas Bandung. Mereka mengalahkan Global Prestasi School (GPS) Bandung dengan skor 11-8.
Trinitas langsung mengambil kendali sejak awal pertandingan. Mereka mampu membuka jarak dan mempertahankan keunggulan melalui permainan agresif.
Salah satu momen penting datang lewat tembakan dua angka Antonio Nararya Savandra. Pemain Trinitas tersebut ikut membantu timnya menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir. Performa Antonio juga mendapat apresiasi individu. Ia terpilih sebagai MVP AZA 3X3 Competition 2026 West Java-East.
Baca Juga:Rasyid Aaqil Tutup Musim Terakhir dengan Bawa Dua Empat ke Big Eight Honda DBL with Kopi Good Day 2026Rainer Evan Widjaja Bangkit dari Cedera, Jadi Andalan Baru Trimulia di Honda DBL with Kopi Good Day 2026
“Pastinya senang ya bisa menang dan dapat MVP. Ini aku jadikan semangat biar aku makin berlatih dan terpilih tim. Target aku pastinya bisa main di 5on5 DBL soalnya,” terangnya.
Bagi Penabur Holis dan Trinitas, gelar AZA 3X3 tahun ini menjadi pencapaian tersendiri. Sementara bagi Clairine dan Antonio, trofi tersebut juga menjadi pijakan untuk mengejar target berikutnya: mendapatkan kesempatan tampil di 5on5 DBL.
Selamat untuk putri Penabur Holis dan putra Trinitas Bandung!
