JABAR EKSPRES – Tak perlu menunggu sakit gigi datang untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut. Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Kota Bandung kini turun langsung ke masyarakat melalui program Safari Dental Care, layanan pemeriksaan dan tindakan kesehatan gigi gratis yang menyasar warga di 30 kecamatan se-Kota Bandung.
Program Safari Dental Care RSKGM Kota Bandung ini dikembangkan melalui Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSKGM Kota Bandung. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-216 Kota Bandung sekaligus memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut (HKGM).
Dokter Gigi PIC UPTD Ibrahiem Adjie, Drg. Dewi Anggraeni, mengatakan Safari Dental Care merupakan upaya RSKGM Kota Bandung untuk mendekatkan layanan kesehatan gigi kepada masyarakat. Program pemeriksaan gigi gratis tersebut dilaksanakan secara bergilir di 30 kecamatan di Kota Bandung.
Baca Juga:BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis OutcomeAkses JKN Makin Luas, BPJS Kesehatan Dorong Mutu Layanan Faskes
“Iya, ini adalah kegiatan Safari Pelangi yang dilaksanakan oleh RSKGM Kota Bandung. Dilakukan di 30 kecamatan seluruh Kota Bandung. Hari ini hari kedua, kemarin launching,” ujar Drg. Dewi saat ditemui di lokasi kegiatan, Kantor Kecamatan Batununggal, Jalan Venus, Kota Bandung, Selasa (22/9/26).
Dalam pelaksanaannya, Safari Dental Care menargetkan sekitar 50 warga setiap harinya. Masyarakat yang datang tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kondisi gigi dan mulut, tetapi juga bisa memperoleh tindakan dasar sesuai dengan hasil pemeriksaan tim medis RSKGM Kota Bandung.
“Hari ini tadi lihat ada sekitar 50, jadi per harinya sasarannya 50 orang,” kata Dewi.
Sementara itu, sasaran pemeriksaan gigi gratis RSKGM Bandung kali ini didominasi warga berusia dewasa hingga usia produktif. Rentang usia masyarakat yang menjadi sasaran berada pada usia 18 sampai 59 tahun.
“Dari usia dewasa, jadi dari 18 sampai usia produktif maksudnya. Jadi dari 18 sampai 59,” tuturnya.
Dari hasil pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, sejumlah keluhan masih banyak ditemukan pada masyarakat. Mulai dari gigi berlubang, gigi berdarah, gusi berdarah hingga kondisi gigi yang sudah goyang.
“Kebanyakan gigi berlubang, gigi pendarahan, gusi berdarah, atau gigi goyang juga ada,” ujar Dewi.
Baca Juga:Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa SDN 2 Cipeundeuy Alami Gangguan KesehatanBPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126
Bagi warga yang mengalami gigi berlubang, tim RSKGM Kota Bandung dapat memberikan tindakan penambalan apabila kondisi gigi masih memungkinkan untuk ditangani di lokasi. Sementara pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut akan diarahkan untuk mendapatkan rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun fasilitas kesehatan lanjutan.
