“Kami menghormati beliau seperti kami menghormati guru-guru. Apalagi kan beliau juga banyak bantu dan dukung kita. Sering ketemu dan selalu kasih kita semangat. Kami memang merencanakan untuk memberi tribute ke almarhum,” terang Erlangga.
Penghormatan itu kemudian berlanjut setelah pertandingan.
Smansa Baleendah menutup laga dengan kemenangan telak 51-10 atas SMAN 1 Bandung. Namun, sebelum benar-benar meninggalkan lapangan, Erlangga mengajak rekan-rekan setimnya dan para suporter Smansa Baleendah yang hadir di Bandung Arena untuk mengheningkan cipta. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi seluruh keluarga besar Smansa Baleendah untuk mengenang sekaligus mendoakan Pak Sunsun.
“Ya, kami memang sudah rencanakan untuk itu. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Dan kemenangan ini untuk almarhum,” tandas Erlangga.
Baca Juga:Empat Wajah Indonesia di Panggung AQUA DBL Dance West Java-EastBukan Sekadar Mengejar Gelar, Coach Eva Siapkan Generasi Baru GPS Bandung
Perjalanan Smansa Baleendah di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East masih berlanjut. Mereka selanjutnya akan menghadapi pemenang dari pertandingan SMAN 1 Cirebon melawan SMAN 11 Bandung.
Sosok yang biasanya menyambut mereka dengan doa dan pesan sebelum bertanding memang sudah tidak lagi berada di gerbang sekolah. Namun, kenangan tentang Pak Sunsun tetap mereka bawa ke setiap pertandingan.Kini, setiap langkah Smansa Baleendah menjadi cara lain untuk menjaga pesan sederhana yang pernah ia titipkan: terus berjuang, menang, dan sampai juara.
Fly high, Pak Sunsun.
