JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) berupaya mempermudah masyarakat dalam mencari pekerjaan. Salah satu inovasi yang dilakukan yakni membuka bursa kerja atau job fair melalui siaran langsung (live) TikTok.
Langkah inovatif tersebut diungkapkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Rabu (16/9). Ia mengatakan, informasi mengenai lowongan pekerjaan saat ini sangat dibutuhkan masyarakat.
“Tapi, banyak perusahaan yang tidak mau terbuka mengenai lowongan kerja di perusahaannya,” cetusnya.
Baca Juga:Jaga Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di JatengDari Gugup Jadi Tambahan Tenaga, Orang Tua Jadi Mood Booster Nabil di DBL
Karena itu, Dedi Mulyadi menghadirkan inovasi baru dengan memanfaatkan siaran langsung TikTok. Adapun akun yang digunakan untuk layanan tersebut merupakan akun TikTok pribadinya.
“Mulai hari ini, setiap hari Rabu dalam seminggu sekali, Pemprov Jabar membuka layanan live bursa kerja melalui TikTok-nya Kang Dedi Mulyadi,” sambungnya.
Dedi menjelaskan, layanan live job fair tersebut akan digelar secara bergiliran di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Pelaksanaannya akan dimulai dari Kabupaten Bekasi.
“Kami akan menginformasikan lowongan-lowongan kerja yang ada di Kabupaten Bekasi, termasuk jenis-jenis lowongannya dan kualifikasi yang dibutuhkannya,” katanya.
Ia berharap langkah tersebut dapat semakin memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi pekerjaan sekaligus membantu menekan angka pengangguran di Jawa Barat.
Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Barat pada Februari 2026 sebesar 6,64 persen. Angka tersebut turun dibandingkan TPT pada Agustus 2025 yang mencapai 6,77 persen.(son)
