XLSMART Bawa Mesin Penukar Sampah Elektronik ke ITB, Dorong Generasi Muda Terapkan Ekonomi Sirkular

XLSMART Bawa Mesin Penukar Sampah Elektronik ke ITB, Dorong Generasi Muda Terapkan Ekonomi Sirkular
XLSMART Bawa Mesin Penukar Sampah Elektronik ke ITB, Dorong Generasi Muda Terapkan Ekonomi Sirkular
0 Komentar

Sementara itu, Founder & CEO REMIND, Muhammad Dzikri Ahira Soefihara, mengatakan, #ByeByeBox dikembangkan untuk membuat pengelolaan e-waste menjadi lebih mudah diakses dan terukur.

“Teknologi membantu proses pengumpulan, pencatatan, serta pemulihan material, sehingga perangkat elektronik yang tidak lagi digunakan masih dapat memiliki nilai dalam siklus pemanfaatan berikutnya,” ujar Muhammad Dzikri.

Dalam tahap pertama kampanye yang berlangsung hingga November 2026, XLSMART dan REMIND menargetkan pengumpulan sebanyak 600 kilogram e-waste.

Baca Juga:Tiga Talenta Bandung Tembus Grand Final The Genius Math League 2026, Bersaing Rebut Hadiah Rp1 MiliarTiga Talenta Matematika Bandung Amankan Tiket Grand Final The Genius Math League 2026

Setiap sampah elektronik yang terkumpul akan dicatat dan diukur sebagai bagian dari pengukuran dampak program secara keseluruhan. Keberhasilan program pun tidak semata-mata diukur dari berat e-waste yang berhasil dikumpulkan.

Jumlah peserta, tingkat keterlibatan atau engagement, perubahan perilaku, hingga dampak pengelolaan e-waste yang dapat dilaporkan secara konkret dan terukur juga menjadi indikator yang diperhatikan.

ITB Jadi Titik Awal Campus Roadshow

Pemilihan ITB sebagai lokasi awal Campus Roadshow #ByeByeBox bukan tanpa alasan. Kampus dinilai menjadi ruang strategis yang mempertemukan unsur teknologi, keilmuan, keberlanjutan, dan aktivitas mahasiswa.

Selain itu, REMIND juga memiliki keterkaitan dengan ekosistem ITB. Kehadiran #ByeByeBox di kampus ITB sekaligus menjadi upaya membawa kembali solusi pengelolaan e-waste kepada generasi mahasiswa berikutnya.

Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung, Prof. Dr.Eng. Ir. Syafrizal, S.T., M.T., mengatakan, “Kampus memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya solusi dan kebiasaan baru yang lebih berkelanjutan. Kehadiran #ByeByeBox di ITB menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami isu e-waste sekaligus terlibat langsung dalam aksi nyata.”

Program ini juga melibatkan kolaborasi lintas sektor antara XLSMART, REMIND, Ikatan Mahasiswa Metalurgi ITB, Institut Teknologi Bandung, GSMA, serta BAPPENAS.

Kolaborasi tersebut mempertemukan berbagai perspektif, mulai dari dunia usaha, teknologi, akademik, pengelolaan limbah elektronik, hingga kebijakan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga:Mazda Bawa Dua SUV Terbaru ke Bandung, CX-5 dan CX-30 Jadi Andalan di BCA Expo 2026GAC Indonesia Bawa Harga Spesial di GIIAS Bandung 2026, Ada Kesempatan Bawa Pulang AION Y Plus

Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/BAPPENAS, Nizhar Marizi, S.T., M.Si., Ph.D, mengatakan, “Ekonomi sirkular membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Inisiatif seperti #ByeByeBox membantu membawa prinsip tersebut lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama melalui keterlibatan generasi muda dan pemanfaatan teknologi.”

0 Komentar