Jawara Belum Turun Takhta, Penabur Cirebon Masih Superior 

Jawara Belum Turun Takhta, Penabur Cirebon Masih Superior 
Jawara Belum Turun Takhta, Penabur Cirebon Masih Superior 
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Status sebagai jawara tahun lalu belum kehilangan maknanya. SMA BPK Penabur Cirebon kembali menunjukkan mengapa mereka layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat juara pada ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java – East.

Tampil di Bandung Arena, Senin (14/9/2026), tim putri Penabur Cirebon tampil dominan sejak menit awal dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 48-6 atas SMAN 1 Bandung.

Bukan sekadar menang, Penabur Cirebon memperlihatkan kesenjangan performa yang begitu jelas sepanjang pertandingan.Pada kuarter pertama, mereka langsung mengunci permainan dengan keunggulan 15-0.

Baca Juga:PGN Perkuat Strategi Komersial Guna Perluas Pasar dan Konektivitas Gas Bumi NasionalTingkatkan Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Barat, BCA Syariah Hadirkan “Jemput Berkah” di BCA Expo Bandung

SMAN 1 Bandung mencoba memberikan respons pada kuarter kedua, namun Penabur tetap mampu menjaga kendali dan menambah 12 poin, sementara lawannya masih belum mampu mencetak angka.

Memasuki paruh kedua, dominasi Penabur Cirebon semakin sulit dibendung. Mereka kembali mencatatkan 13 poin pada kuarter ketiga, sedangkan SMAN 1 Bandung baru mampu membuka keran poin dengan mencetak tiga angka.

Kuarter terakhir ditutup dengan tambahan 8 poin dari Penabur. SMAN 1 Bandung juga hanya mampu menambah tiga angka. Total 48-6 menjadi gambaran sempurna bagaimana Penabur Cirebon mengontrol pertandingan dari awal hingga akhir.

Salah satu kunci kemenangan Penabur terlihat dari pertahanan mereka yang mampu membuat SMAN 1 Bandung kesulitan menemukan celah. Selama dua kuarter pertama, lawan bahkan gagal mencetak satu poin pun.

Di sisi lain, serangan Penabur tampil efektif dan tidak bergantung pada satu pemain saja. Distribusi poin berjalan dengan baik, sementara sejumlah pemain mampu memberikan kontribusi di berbagai sisi permainan.

Statistik pertandingan juga menunjukkan permainan kolektif Penabur Cirebon.

Inez Welly tercatat sebagai salah satu pemain dengan kontribusi mencolok melalui 16 poin dan empat rebound.

Kemenangan ini menjadi pesan awal yang cukup keras dari sang juara bertahan.

Baca Juga:iCAR V23 Mejeng di GIIAS Bandung 2026, Bidik Konsumen Jawa Barat dengan SUV Listrik Bergaya RetroJETOUR T2 i-DM Meluncur di Bandung, SUV PHEV Adventure Dibanderol Rp696 Juta

Kini Penabur Cirebon memasuki kompetisi dengan status berbeda, sang pemilik mahkota yang harus ditaklukkan.

Dan dari penampilan perdananya di West Java – East 2026, Penabur Cirebon tampaknya belum memiliki niat untuk menyerahkan mahkota tersebut begitu saja.

48-6 bukan hanya angka kemenangan. Itu adalah pernyataan bahwa sang jawara masih superior.

0 Komentar