Meski demikian, Pepen mengimbau seluruh anggota PGRI Sumedang, khususnya para guru olahraga, agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh situasi yang berkembang.
Ketua PGRI Sumedang itu juga meminta, supaya para guru tidak melakukan tindakan yang justru dapat memperkeruh keadaan.
Dalam hal ini, PGRI Sumedang pun memilih membawa persoalan tersebut melalui mekanisme hukum untuk mendapatkan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga:Pameran “Setanah Tak Diam” di Bandung Ajak Publik Memahami Perubahan Lingkungan dan Risiko BencanaPenerbangan Kembali Dibuka, Pemprov Jateng Siap Sambut Kedatangan Kafilah MTQ Nasional 2026
“Oleh karenanya, saya mengimbau semua guru anggota PGRI, khususnya guru olahraga, untuk tetap tenang, tidak terpancing provokasi,” imbuhnya.
“Diimbau tidak melakukan tindakan yang memperkeruh keadaan, serta menempuh langkah-langkah yang bermartabat sesuai koridor hukum,” pungkas Pepen.
Hingga berita ini ditulis, pihak yang disebut dalam video maupun perwakilan massa aksi belum memberikan tanggapan terkait sikap PGRI tersebut. (Bas)
