Groundbreaking pada Desember 2026, Proyek PSEL Semarang Raya Targetkan Olah 1.000 Ton Sampah Jadi Listrik

Manchester City mendapat tawaran yang cukup menarik di bursa transfer. Mantan bek kanan Real Madrid, Dani
Manchester City mendapat tawaran yang cukup menarik di bursa transfer. Mantan bek kanan Real Madrid, Dani Carvajal, dikabarkan tersedia secara gratis setelah berstatus tanpa klub
0 Komentar

Sesuai arahan presiden, ditandaskan Luthfi, Jawa Tengah pada 2029 siap menjadi wilayah yang zero sampah.

“Penyelesaian hulu-hilir juga dilakukan, di mana kami sudah punya 2000an Desa Mandiri Sampah, penyelesaian sampah mandiri dengan kearifan lokal yang juga kami bina. Masalah sampah ini tanggung jawab kita bersama,” jelas Luthfi.

Sementara itu, CEO PT Denera sekaligus Direktur Investasi Danantara Investment Management; Fadli Rahman, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemkot Semarang, dan Pemkab Kendal yang telah mengakselerasi persiapan program PSEL Semarang Raya. Saat ini review lahan sudah dilakukan di lokasi seluas 6 hektare yang disiapkan oleh Pemkot Semarang di kawasan Jatibarang.

Baca Juga:Bupati Cecep Harapkan BKPRMI Ikut Bentuk Masa Depan Pemuda TasikmalayaKemarau Masih Terjadi, Polres Tasikmalaya Gelontorkan 5.000 Liter Air untuk Warga Kebon Kalapa

Pematangan lahan ini ditargetkan selesai dalam 2-3 bulan ke depan sehingga bisa langsung dilakukan groundbreaking PSEL Semarang Raya. Pematangan ini meliputi kebutuhan akses jalan, penataan lahan yang curam, hingga analisis dampak lingkungan.

“Target kita groundbreaking di Desember 2026 sehingga di akhir 2028 itu pengelolaan sampah di Semarang Raya sudah bisa dimulai untuk seterusnya selama 30 tahun ke depan,” katanya. (*)

0 Komentar