Respons kemanusiaan Rumah Yatim di NTT tidak berhenti pada penyaluran selama Agustus. Pada September, lembaga tersebut berencana memperluas distribusi bantuan ke wilayah lain yang masih membutuhkan dukungan.
Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada menjadi dua wilayah yang masuk dalam rencana perluasan penyaluran. Selain memperluas wilayah, Rumah Yatim juga akan berupaya menjangkau lebih banyak posko mandiri yang dinilai masih membutuhkan bantuan.
Upaya tersebut dilakukan agar distribusi bantuan dapat menjangkau masyarakat yang berada di luar titik-titik pengungsian utama.
Baca Juga:Dari Pendidikan hingga Kemanusiaan, Rumah Yatim Jangkau 836 Ribu Penerima ManfaatPerawatan Pesawat Makin Strategis, AVA Perkuat Layanan MRO di Tangerang
Selain kebutuhan logistik, perhatian juga akan diberikan kepada anak-anak yang terdampak bencana. Rumah Yatim berencana mendorong kegiatan trauma healing sebagai bagian dari respons kemanusiaan berikutnya.
“Pada tahap berikutnya, kami juga ingin memberikan perhatian kepada anak-anak. Mereka tidak hanya membutuhkan makanan dan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga ruang untuk memulihkan rasa aman dan keceriaan mereka. Karena itu, trauma healing menjadi salah satu rencana yang akan kami dorong dalam respons Rumah Yatim di NTT,” jelas Sani.
Dengan rencana perluasan tersebut, Rumah Yatim berupaya melanjutkan dukungan bagi masyarakat terdampak bencana di NTT, tidak hanya melalui bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga melalui pendampingan yang diharapkan dapat membantu proses pemulihan masyarakat dan anak-anak di wilayah terdampak. (*)
