Dari Sampah Jadi Energi, Strategi Jateng Kelola Ribuan Ton Sampah Berbuah Penghargaan

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi
0 Komentar

Menurutnya, penyelesaian masalah sampah juga harus diawali dari kesadaran masyarakat. Karenanya, program desa mandiri sampah menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran tersebut.

Selain kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI, beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah juga mendapatkan apresiasi dalam acara tersebut. Di antaranya kategori akses dan kualitas layanan kesehatan, di mana Kabupaten Rembang menjadi terbaik pertama tingkat pemerintah kabupaten dan Kota Tegal terbaik kedua tingkat pemerintah kota.

Selanjutnya ada kategori akses penduduk terhadap layanan pendidikan. Kota Salatiga menjadi terbaik pertama tingkat pemerintah kota untuk kategori tersebut.

Baca Juga:No Tipu-Tipu Club! JetZrek-in Aja Bareng Hearts2Hearts Buat Tunjukin Jati Diri Lo SesungguhnyaRSUD Ciamis Gratiskan Biaya Perawatan Balita Gizi Buruk, Hasil Pemeriksaan Holistik Masih Ditunggu

“Dari Jawa Tengah banyak yang dapat penghargaan, termasuk pemerintah provinsi. Ada Kabupaten Rembang, Kota Tegal, Kota Salatiga, dan Kabupaten Wonosobo. Ini menjadi motivasi kita untuk lebih giat dalam melayani kebutuhan dasar masyarakat,” jelas Ahmad Luthfi.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan, pengelolaan sampah dan lingkungan ASRI menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat. Presiden juga telah menargetkan bahwa tahun 2029 zero sampah.

Tito mengatakan penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga berupa insentif fiskal bagi daerah yang berprestasi. (*)

0 Komentar