“Kami butuh bantuan Pak Bupati dan Pak Wali untuk bisa dipinjami dulu guru tamu dan tenaga pendidik tamu, untuk mengawal anak-anak ini sampai guru dan tenaga pendidik yang aslinya TMT per 1 September,” katanya.
Robben menambahkan, kebutuhan guru diperkirakan akan semakin meningkat pada tahun depan karena rekrutmen tenaga pendidik Sekolah Rakyat berlangsung bersamaan dengan kebutuhan guru untuk Sekolah Garuda.
Karena itu, Kemensos berharap proses pengadaan guru melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) dapat dipercepat.
Baca Juga:Final Piala Presiden Jadi Bukti Proses Persib Berjalan di Jalur yang TepatMenhan Sjafrie di Yonif TP 939/Macan Putih: Prajurit TNI Harus Dekat dengan Rakyat dan Siap Jaga NKRI
“Kemungkinan tahun depan kami akan kekurangan stok guru. Jadi kami mohon agar proses pengadaan guru melalui PPG bisa dibantu untuk dipercepat,” ujarnya.
Selain melaporkan perkembangan rekrutmen tenaga pendidik, Robben juga menyampaikan progres pembangunan Sekolah Rakyat permanen.
Dari target 100 sekolah permanen tahun ini, sebanyak 93 sekolah telah selesai dibangun, sedangkan tujuh lainnya masih dalam proses penyelesaian.
Pemerintah juga menargetkan pembangunan tahap ketiga sebanyak 250 gedung Sekolah Rakyat permanen mulai Oktober 2026 sesuai arahan Presiden.
