Rakor Lintas Sektor Pastikan Piala Presiden 2026 di Si Jalak Harupat Siap Digelar, Keamanan Jadi Prioritas

Rakor Lintas Sektor Pastikan Piala Presiden 2026 di Si Jalak Harupat Siap Digelar, Keamanan Jadi Prioritas
Rakor Lintas Sektor Pastikan Piala Presiden 2026 di Si Jalak Harupat Siap Digelar, Keamanan Jadi Prioritas. Foto Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres
0 Komentar

“Dari hasil rapat semua tadi, semua sudah memaparkan persiapan sesuai dengan tugas masing-masing. Kami sudah siap melaksanakan pengamanan jalannya pertandingan nantinya,” ucapnya.

La Ode juga mengajak masyarakat, khususnya Bobotoh dan penonton yang hadir di Stadion Si Jalak Harupat, untuk bersama-sama menjaga kepercayaan sebagai tuan rumah.

Ia mengingatkan agar suporter tidak membawa barang-barang terlarang, termasuk flare, serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu jalannya pertandingan.

Baca Juga:Dedi Kusnandar: Adaptasi Cepat Jadi Kunci Persib Bidik Hasil Maksimal di Piala PresidenPersib Siap Hadapi Turnamen Pra-musim Piala Presiden 2026, Igor Tegaskan Semua Pertandingan Penting

“Mari seluruh masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Kabupaten Bandung, sama-sama menjaga kepercayaan ini. Jadilah suporter yang cerdas dan menjadi tuan rumah yang melayani tamu dengan baik. Tolong dihindari mabuk dan membawa barang-barang terlarang seperti flare karena itu tidak diperbolehkan,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Panitia Pelaksana Piala Presiden di Bandung, Budi Bram, mengatakan koordinasi dengan seluruh stakeholder terus dilakukan agar penyelenggaraan turnamen berjalan sesuai rencana. Ia mengapresiasi dukungan dari aparat keamanan maupun Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polda Jabar, Polresta Bandung, dan Pemerintah Kabupaten Bandung yang sudah banyak memberikan dukungan, baik moril maupun materil, untuk terlaksananya Piala Presiden mulai tanggal 25 Juli nanti,” ujarnya.

Menurut Budi, selain menyajikan pertandingan berkualitas, Piala Presiden 2026 juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat melalui keterlibatan UMKM serta kampanye menjaga kebersihan selama penyelenggaraan turnamen.

Ia menambahkan, persiapan terus dimatangkan. Stadion Si Jalak Harupat juga telah menjalani asesmen dan dinyatakan memenuhi syarat untuk menggelar pertandingan.

“Persiapan masih terus berlanjut. Stadion Si Jalak Harupat sudah dilakukan assessment dan alhamdulillah memenuhi syarat. Kami terus melakukan finalisasi dan inspeksi terhadap hal-hal yang masih perlu disempurnakan,” kata Budi.

Terkait penjualan tiket, panitia memastikan informasi resmi mengenai mekanisme pembelian dan penukaran akan diumumkan dalam waktu dekat agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat menjelang dimulainya turnamen.

0 Komentar