Nathan mengungkapkan, sejak memasuki pasar Indonesia pada 2024, BYD telah mengirimkan sekitar 97 ribu unit kendaraan kepada konsumen di seluruh Indonesia.
Khusus di Jawa Barat, lebih dari 10.500 unit kendaraan BYD telah beroperasi. Untuk mendukung layanan purnajual, perusahaan juga terus memperluas jaringan dealer.
“Saat ini kami memiliki sekitar 100 showroom di seluruh Indonesia. Khusus Jawa Barat sudah beroperasi 15 dealer dan tahun ini ditargetkan bertambah menjadi sekitar 30 dealer agar masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan penjualan maupun servis,” jelasnya.
Baca Juga:Gesit dan Super Irit, BYD M6 DM PHEV Kuasai Tanjakan Ciater-LembangArjuna Event Bidik Pasar EO Jakarta dengan Rekor 2.900 Event
Nathan menambahkan, penetrasi kendaraan listrik di Indonesia mengalami lonjakan signifikan. Jika pada 2021 pangsa pasar kendaraan listrik masih sekitar satu persen, kini telah melampaui 20 persen.
“Perjalanan elektrifikasi di Indonesia baru dimulai. Kami akan terus menghadirkan inovasi agar masyarakat yang masih menggunakan kendaraan berbahan bakar fosil semakin yakin beralih ke kendaraan listrik maupun Dual Mode,” katanya.
Bandung Siap Sambut Era Kendaraan Ramah Lingkungan
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Erwin menyambut baik penyelenggaraan BYD Tech Culture Fest di Kota Kembang. Menurutnya, masyarakat Bandung dikenal terbuka terhadap perkembangan teknologi, termasuk kendaraan ramah lingkungan.
“Bandung memiliki karakter masyarakat yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kami berharap semakin banyak warga yang beralih menggunakan kendaraan rendah emisi sehingga kualitas lingkungan juga semakin baik,” kata Erwin.
Ia menilai penggunaan kendaraan berteknologi baru menjadi salah satu solusi untuk menekan emisi karbon di tengah tingginya jumlah kendaraan bermotor di Kota Bandung.
Beyond Community: After Sales BYD Jadi Pembeda
Dukungan juga datang dari komunitas pengguna BYD. Ketua Umum Beyond Community, Eko Budiharsono, mengatakan komunitas yang berdiri sejak BYD masuk ke Indonesia itu kini telah memiliki lebih dari 3.000 anggota.
Menurut Eko, layanan purnajual menjadi salah satu keunggulan yang dirasakan para pengguna, mulai dari ketersediaan suku cadang, layanan darurat, hingga pembaruan perangkat lunak kendaraan yang mampu meningkatkan performa sekaligus efisiensi energi.
Baca Juga:Sequis Luncurkan Sequis CareIn, Asuransi Kesehatan dengan Konsep “One Care, All In”Perkuat Kerja Sama Global, USB dan ABPPTSI Buka Kantor di Korea Selatan
“Kami merasakan layanan after sales BYD sangat baik. Komunikasi dengan principal juga terbuka sehingga berbagai persoalan bisa cepat diselesaikan. Itu yang membuat kepercayaan pengguna terus meningkat,” pungkasnya. (bbs)
