Meteor Bolide Adalah Apa? Fenomena Cahaya Hijau di Langit Bekasi, Cirebon, dan Yogyakarta Jadi Sorotan

Meteor Bolide Adalah Apa? Fenomena Cahaya Hijau di Langit Bekasi, Cirebon, dan Yogyakarta Jadi Sorotan
Meteor Bolide Adalah Apa? Fenomena Cahaya Hijau di Langit Bekasi, Cirebon, dan Yogyakarta Jadi Sorotan/Pexels/
0 Komentar

Hal tersebut sebenarnya masih dapat dijelaskan secara ilmiah.

Meteor Bolide melaju dengan kecepatan yang jauh melebihi kecepatan suara. Ketika benda tersebut pecah atau meledak di atmosfer, gelombang kejut yang dihasilkan akan merambat ke permukaan Bumi.

Akibatnya, beberapa detik hingga beberapa menit setelah cahaya terlihat, sebagian orang dapat mendengar suara dentuman atau ledakan kecil.

Jeda waktu antara cahaya dan suara terjadi karena cahaya bergerak jauh lebih cepat dibandingkan gelombang suara.

Baca Juga:Kamera iPhone 18 Pakai Variable Aperture, Gimana Cara Kerjanya?Bansos 2026: Cek NIK Kamu Sekarang! Ini 7 Cara Daftar Bansos Secara Online

Apakah Meteor Bolide Berbahaya?

Banyak orang khawatir fenomena ini dapat membahayakan masyarakat.

Namun, dalam sebagian besar kasus, Meteor Bolide tidak menimbulkan ancaman langsung.

Hal itu karena meteor biasanya sudah hancur atau meledak saat masih berada di atmosfer pada ketinggian puluhan kilometer.

Atmosfer Bumi berfungsi sebagai pelindung alami yang mampu menghancurkan sebagian besar benda langit berukuran kecil hingga sedang sebelum mencapai permukaan.

Oleh sebab itu, peluang meteor menghantam kawasan permukiman sangat kecil.

Apakah Pecahan Meteor Bisa Jatuh ke Bumi?

Meski sebagian besar Meteor Bolide habis terbakar di atmosfer, ada kalanya sebagian kecil material tetap bertahan hingga mencapai permukaan Bumi.

Serpihan yang berhasil mencapai tanah dikenal sebagai meteorit.

Namun, kejadian seperti ini tergolong langka.

Sebagian besar serpihan meteor justru jatuh ke wilayah yang jauh dari aktivitas manusia, seperti:

  1. Laut.
  2. Hutan.
  3. Gurun.
  4. Pegunungan.
  5. Daerah yang minim penduduk.

Karena luasnya permukaan Bumi didominasi lautan, kemungkinan meteorit jatuh di kawasan berpenduduk relatif sangat kecil.

Baca Juga:Kode Redeem MLBB Terbaru 13 Juli 2026, Klaim Hadiah Gratis Sebelum Hangus!Kapan MBG Mulai Beroperasi Lagi Setelah Libur Sekolah 2026? Simak Jadwalnya

Mengapa Fenomena Ini Ramai Dibahas?

Kemajuan teknologi membuat hampir setiap orang memiliki kamera di ponsel maupun CCTV di rumah.

Akibatnya, fenomena langit yang sebelumnya mungkin hanya disaksikan segelintir orang kini dapat direkam dari berbagai sudut.

Video mengenai Meteor Bolide di Indonesia yang muncul dari Bekasi, Cirebon, hingga Yogyakarta menjadi bukti bagaimana teknologi membantu masyarakat mendokumentasikan peristiwa astronomi secara langsung.

Semakin banyak rekaman yang beredar, semakin mudah pula para peneliti melakukan analisis mengenai lintasan dan karakteristik meteor tersebut.

Fakta Menarik Tentang Meteor Bolide

Ada beberapa fakta yang mungkin belum banyak diketahui.

0 Komentar