“InJourney Airports akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk menindaklanjuti permohonan pembukaan rute-rute tersebut, memastikan rute penerbangan dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta pariwisata khususnya di Jawa Barat,” ungkapnya.
Koordinasi tersebut akan melibatkan berbagai pihak terkait guna memastikan setiap rute yang dibuka nantinya memenuhi aspek operasional, regulasi, serta memiliki prospek pasar yang baik. Langkah ini juga dilakukan agar pembukaan rute baru dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat pengguna jasa transportasi udara maupun pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara diharapkan mampu memperluas akses transportasi udara dari Kota Bandung serta mengurangi ketergantungan masyarakat Jawa Barat terhadap bandara di wilayah lain. Kehadiran kembali layanan penerbangan jet berjadwal juga diyakini dapat meningkatkan konektivitas antardaerah, mempercepat mobilitas masyarakat dan dunia usaha, serta membuka peluang investasi baru di berbagai sektor.
Baca Juga:Pimpinan DPRD Sambut Reaktivasi Bandara Husein Namun Minta Tak Korbankan BIJB KertajatiDedi Mulyadi dan Kemenhub Akan Bahas Reaktivasi Bandara Husein, Nasib Kertajati Masih Menunggu Keputusan
Dengan adanya minat dari enam maskapai tersebut, proses reaktivasi Bandara Husein Sastranegara memasuki tahap yang semakin positif.
Apabila seluruh tahapan koordinasi dan perizinan berjalan sesuai rencana, pembukaan rute-rute baru diharapkan dapat memperkuat posisi Bandung sebagai salah satu pusat konektivitas udara di Indonesia sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Jawa Barat. (Dam)
