Misteri Tumpukan KTP di Bagasi Motor Taufik Hidayat, Terungkap Saat Check-in di Hotel Jatinangor

Taufik Hidayat pelaku penyekapan sadis ketika berada di resepsionis hotel De Java Residence Jatinangor, Kabupa
Taufik Hidayat pelaku penyekapan sadis ketika berada di resepsionis hotel De Java Residence Jatinangor, Kabupaten Sumedang. (Tangkapan layar dari rekaman CCTV)
0 Komentar

Setelah beberapa kali keluar masuk kamar, Taufik Hidayat terekam hendak pergi usai menyimpan helm ke sepeda motornya dan terlihat sudah berpakaian lengkap dengan sepatu.

Sebelum akhirnya meninggalkan hotel De Java Residence Jatinangor, pelaku sempat terlihat cekcok dengan pelayan resepsionis hingga akhirnya pergi dari lokasi.

Rekaman CCTV menunjukkan, sepeda motor yang digunakan ke hotel De Java Residence Jatinangor, tampak sama persis dengan kendaraan yang telah diamankan Polda Jabar.

Baca Juga:Bupati Tasikmalaya Resmi Lantik 9 Kepala Desa, Minta Fokus Tingkatkan Pelayanan dan PembangunanJamin Pelayanan Terhadap Masyarakat, PLN UIT JBT Luncurkan 4 Progam Strategis di 2026

Kini sepeda motor Yamaha N-Max hitam bernomor Polisi D-4417-YDA tersebut, sudah jadi barang bukti dalam kasus penyekapan sadis yang dilakukan Taufik Hidayat.

“Karena saya kan penasaran, pengen tahu siapa sih orangnya kok berani-beraninya gitu, mencuri HP di hotel saya. Akhirnya saya lihat di CCTV, oh ternyata memang betul seperti itu,” beber Sany.

“Dia kabur menggunakan motornya itu N-Max yang berplat nomor D-4417-YDA,” tambahnya.

Sany mengaku, yakin jika pria yang membawa kabur gawai dan meninggalkan teman kencannya itu merupakan Taufik Hidayat, setelah beredarnya aksi viral penyekapan sadis oleh pelaku terhadap YTR.

“Nah kemarin saya kulik lagi kok ada kecocokan dari motor yang dia bawa itu sama motor yang sudah disita pihak kepolisian. Saya cocokin motornya sama, platnya ternyata sama, oh bener ini ternyata si Taufik,” ujarnya.

“Nah KTP di bagasi itu dari mana saya kurang tahu, yang pasti di dalam jok itu ada KTP banyak, menurut keterangan teteh yang jadi korbannya ini,” pungkas Sany. (Bas)

Laman:

1 2
0 Komentar