“Peringatan Muharram ini harus memicu gerakan hijrah sosial, sebuah transformasi kolektif untuk memastikan lingkungan kita aman dan ramah bagi anak-anak serta menghadirkan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat. Tidak boleh ada lagi kekerasan terhadap anak dan tidak boleh ada lagi warga yang terpaksa tinggal di rumah yang tidak layak,” tegasnya.
Cucun berharap kegiatan santunan anak yatim dan program perbaikan rumah yang dilaksanakan pada momentum Muharram dapat mendorong tumbuhnya gerakan kepedulian sosial yang lebih luas di berbagai daerah.
Menurutnya, upaya membantu kelompok rentan tidak cukup dilakukan secara insidental, melainkan perlu menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.
