Imbas Kecelakaan Pesepeda di Jalan Soekarno-Hatta, Komunitas Soroti Kurangnya Infrastruktur di Kota Bandung 

Kecelakaan sepeda
Pesepeda meletakkan bunga di monumen Ghost Bike (sepeda hantu) di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu (20/6/2026). Aksi yang digelar Koalisi Mobilitas Ramah Lingkungan Berkelanjutan (KoMoRaTan), Bike to Work Bandung, dan sejumlah komunitas tersebut dilakukan untuk mengenang Dika Putra Mahardika (14), pelajar yang tewas saat bersepeda di ruas jalan tersebut, sekaligus menuntut perbaikan sistem keselamatan transportasi, audit keselamatan jalan, serta penyediaan infrastruktur yang aman bagi pejalan kaki dan pesepeda. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

“Sebetulnya kegiatan Ride in Peace dan pemasangan memorial Ghost Bike ini untuk mengenang salah satu rekan kita yang menjadi korban saat dia bersepeda. Dan kenapa dipasang Ghost Bike, ini menjadi pengingat untuk warga, untuk semuanya, berbagai pihak, bahwa di jalan ini sudah pernah terjadi kecelakaan yang mengorbankan pesepeda. dan jangan sampai ada lagi kondisi-kondisi seperti ini,” ucapnya.

Andi menyebut, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh Bike to Work melainkan beberapa komunitas sepeda lainya di Kota Bandung.

“Pesepeda berkumpul di sini selain untuk mendoakan, juga memunculkan krisis tersebut bahwa Jalan Soekarno-Hatta ini belum berubah,” pungkasnya.(San).

0 Komentar