Mulyana menyoroti kondisi catur saat ini yang terkesan vakum dan kalah populer dari sepak bola. Untuk mendongkrak popularitas olahraga otak ini, ia berencana membawa terobosan baru, termasuk membuka peluang kolaborasi dengan figur sepak bola.
“Catur saat ini kesannya vakum, kalah sama pemain Persib yang lebih booming. Nah, nanti tidak menutup kemungkinan di kepengurusan saya, ada pemain Persib yang akan saya tarik untuk jadi pengurus Percasi,” gagasnya.
Terkait strategi pembinaan, pria yang juga aktif di dunia politik dan olahraga bela diri Jujitsu ini menekankan pentingnya pemerataan.
Baca Juga:Tips memilih Popok Celana Dewasa, Parenty Solusi Praktis untuk Lansia yang Masih AktifRayakan Idul Adha 1447 H, Daya Group Salurkan Daging Kurban pada Warga Cibeunying Bandung
Mulyana pun berencana memasukkan catur ke dalam kurikulum lokal di jaringan sekolah SMA/SMK miliknya yang tersebar di berbagai kabupaten, serta membagikan papan catur ke sekolah-sekolah untuk menjaring bibit muda sejak tingkat SD dan SMP.
Menjawab tantangan keterbatasan anggaran pemerintah, Mulyana menegaskan bahwa Percasi Jabar ke depan harus mandiri, kreatif, dan inovatif dalam menggandeng sektor swasta dengan prinsip take and give (saling menguntungkan).
“Kita harus inovatif, kreatif, neangan piduiteun (mencari uang). Kita akan gandeng pihak swasta untuk saling mem-branding. Kita galakkan lagi kejuaraan seperti Percasi Cup tingkat pelajar, mahasiswa, hingga umum,” tegas pemilik Universitas Bhakti Kencana ini.
Tahapan dan Jadwal Musprovlub Percasi Jabar
Proses pemilihan Ketua Umum Percasi Jabar sendiri mengacu pada linimasa yang ketat:
1–5 Juni 2026: Pengambilan formulir pendaftaran (Selesai).7–9 Juni 2026: Pengembalian formulir pendaftaran (Batas akhir pukul 18.00 WIB).10–11 Juni 2026: Verifikasi berkas pendaftaran bakal calon.12 Juni 2026: Pengumuman resmi calon ketua umum.21 Juni 2026: Pelaksanaan Musyawarah Provinsi Luarbiasa (Musprovlub) agenda
pemilihan Ketua Umum, yang direncanakan berlangsung di Universitas Bhakti Kencana.Melihat peta dukungan yang ada, H.A Mulyana berpeluang besar melenggang secara aklamasi pada Musprovlub mendatang. Kehadirannya diharapkan mampu membawa tren baru dan mengembalikan status Jawa Barat sebagai kiblat catur nasional.
