Bermodal data yang menunjukkan Kabupaten Tasikmalaya kerap menjadi salah satu daerah dengan kualitas udara terbaik di Indonesia, Asep mengajak Menteri Lingkungan Hidup untuk berkunjung langsung ke Tasikmalaya dan melihat potensi yang dimiliki daerah tersebut.
Pemkab berharap kondisi lingkungan yang masih terjaga dapat menjadi nilai tambah sekaligus peluang menjadikan Kabupaten Tasikmalaya sebagai salah satu model pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Asep juga mempromosikan gagasan pengembangan food forest atau hutan pangan yang dinilai sangat cocok diterapkan di Tasikmalaya. Konsep tersebut menggabungkan pelestarian lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.
Baca Juga:Pria Ditemukan Tewas Gandir di Kebun Parungpanjang Bogor, Polisi Dalami MotifSekolah Rakyat di Tasikmalaya Masuk Tahap III, Groundbreaking Dijadwalkan Oktober 2026
“Food forest menjadi salah satu konsep yang relevan dengan karakteristik Tasikmalaya. Masyarakat bisa memperoleh manfaat ekonomi tanpa harus merusak lingkungan,” ujarnya.
Langkah aktif Cecep-Asep menemui sejumlah kementerian menunjukkan strategi baru Pemkab Tasikmalaya dalam menghadapi tantangan pembangunan.
Di tengah keterbatasan anggaran, potensi alam, kualitas lingkungan, dan kekuatan desa dijadikan modal utama untuk menarik perhatian pemerintah pusat demi menghadirkan lebih banyak program dan investasi pembangunan bagi Kabupaten Tasikmalaya. (Hendi)
