Meskipun pendataan ketat, pengurus tetap menyiapkan ratusan paket cadangan daging kurban. Langkah ini mengantisipasi warga tidak terdata yang mendatangi lokasi.
“Kita juga sudah spare untuk masyarakat yang masih belum mendapatkan kupon, kurang lebih ada sekitar 100 sampai 150 tadi yang kita bagikan sebagai backup bahwa di luar dari masyarakat di beberapa titik yang sudah punya kupon tadi,” ujar M. Handarujati.
Sistem antar langsung ke rumah warga menjadi pilihan utama panitia. Pola ini memangkas kerumunan dan antrean panjang di area pemotongan.
Baca Juga:Pussenkav Berikan Kepedulian Bantu Renovasi Ponpes untuk Yatim dan Dhuafa dan Buatkan Akte KelahiranPT LAPI ITB Lakukan Kajian Tentang Dampak Infrastruktur Jaringan Telkomsel
“Intinya untuk menghindari antrean panjang, karena hakikatnya ini adalah bagaimana menjadi kebahagiaan untuk kita semua,” pungkas M. Handarujati. (yan).
