Program apresiasi tersebut berlangsung melalui mekanisme pembelian produk HPL JAVACO. Sementara puncak acaranya digelar dalam malam kolaborasi JAWARA pada 22 Mei 2026 di Bajawa, Bandung, yang dihadiri berbagai komunitas pengrajin interior di Jawa Barat.
Jawa Barat sendiri dipilih sebagai wilayah pertama pelaksanaan program karena dinilai memiliki ekosistem pengrajin dan workshop interior yang aktif serta terus berkembang. Wilayah ini juga dikenal sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri furnitur dan interior lokal dengan banyak pelaku usaha kreatif, mulai dari skala kecil hingga proyek komersial.
Tingginya aktivitas pembangunan hunian dan renovasi di sejumlah kota di Jawa Barat turut memperkuat kebutuhan terhadap industri interior yang berkualitas.
Baca Juga:IM Owners Talk Real Experience di Bandung, Pengguna Indomobil eMotor Bongkar Nyamannya Pakai Motor ListrikINDOMOBIL Expo Bandung 2026 Ramaikan Tren Kendaraan Listrik, Warga Bisa Test Drive Langsung di 23 Paskal
Roberto menilai kultur kolaboratif para pelaku usaha interior di Jawa Barat menjadi salah satu alasan utama program ini dimulai dari Bandung. Menurutnya, komunitas pengrajin di wilayah ini memiliki budaya berbagi pengalaman, referensi pengerjaan, hingga rekomendasi material yang cukup kuat.
Selain membangun kedekatan dengan komunitas, JAVACO juga ingin menunjukkan pentingnya kualitas material dalam mendukung hasil kerja para pengrajin. HPL JAVACO disebut dirancang memiliki durabilitas yang baik, mudah diaplikasikan, serta hadir dengan pilihan motif yang mengikuti tren interior modern.
Bagi para pengrajin, kualitas material memang menjadi salah satu faktor yang sangat memengaruhi proses pengerjaan hingga hasil akhir sebuah proyek interior. Material yang mudah digunakan dapat membantu pekerjaan menjadi lebih efisien sekaligus menghasilkan tampilan yang lebih rapi dan presisi.
Untuk semakin menghidupkan suasana kebersamaan, JAVACO turut menggandeng influencer lokal Jawa Barat, Melga Septrida atau yang lebih dikenal sebagai Bos Bubun dari sinetron Preman Pensiun.
Kehadiran Bos Bubun diharapkan mampu membuat program terasa lebih dekat dengan keseharian para pengrajin dan komunitas lokal di berbagai daerah.
Ke depan, JAVACO berharap JAWARA dapat berkembang menjadi ruang kolaborasi yang berkelanjutan bersama komunitas pengrajin Indonesia sekaligus memperkuat pertumbuhan industri interior lokal.
“Pada akhirnya, JAVACO percaya bahwa pertumbuhan industri interior tidak dibangun sendirian. Ada peran toko, workshop, dan para pengrajin yang selama ini tumbuh bersama kami. Melalui JAWARA, kami ingin terus menjadi bagian dari perjalanan mereka, sekaligus tumbuh bersama dalam jangka panjang,” tutup Roberto. (*)
