Jenal pun mengatakan, keberadaan jalur alternatif telah menjadi kebutuhan penting warga setelah penutupan Jalan Batutulis akibat retakan karena longsor Januari 2026 lalu. Karena itu, Pemerintah Kota Bogor berupaya melakukan penanganan pada jalur alternatif agar akses warga tetap bisa digunakan dengan lebih aman dan nyaman
Sejak awal, Jenal juga menyebut pihaknya pun telah menginstruksikan camat dan lurah hingga rt/rw untuk aktif memantau kondisi jalur alternatif serta segera melaporkan jika ada ruas jalan yang membutuhkan penanganan.
“Ketika ada jalan yang berlubang, ada jalan yang dirasa perlu kami perbaiki, segera laporkan ke pimpinan atau ke dinas teknis. Itu sudah kami rekap dan hari ini salah satunya kami respons,” katanya.
Baca Juga:Jateng Dinilai Paling Siap dalam Mendukung Program 3 Juta RumahDigitalisasi Arsip Jadi Tantangan Serius, FISIP Unpas Siapkan Mahasiswa Hadapi Era AI dan Paperless
Jenal pun berharap dengan pengaspalan ulang nantinya dapat membuat kondisi jalan alternatif ini lebih rata dan nyaman digunakan masyarakat hingga pembangunan trase baru Batutulis selesai dilakukan.
“Tapi mudah-mudahan setelah diaspal semua rata elevasinya, lebih nyaman lagi jalur alternatif. Setelah diaspal mudah-mudahan lebih nyaman,” katanya.
