“Pemerintah tidak boleh hanya fokus pada stabilitas di tingkat makro. Yang lebih penting adalah memastikan keadilan akses di tingkat mikro, terutama bagi pedagang kecil dan masyarakat berpenghasilan rendah,” tegasnya.
Ia memperingatkan, jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya harga beras yang akan semakin tidak terkendali, tetapi juga ketahanan ekonomi masyarakat kecil yang semakin tergerus.
Dengan kondisi saat ini, Achmad menilai diperlukan langkah cepat dan terukur agar distribusi pangan menjadi lebih inklusif dan tidak hanya menguntungkan kelompok tertentu. Tanpa intervensi yang tepat, ketimpangan dalam rantai pasok beras dikhawatirkan akan terus berulang di masa mendatang.
