“Inisiatif ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam kebijakan resmi pemerintah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” terangnya.
Adhitia menekankan pentingnya kolaborasi non-APBD seperti dengan Hepi Plus untuk mengisi celah pelayanan yang belum terjangkau optimal oleh anggaran daerah.
Sementara itu, Founder Hareudang Bandung, Yoga Fauzan Renardi, menambahkan bahwa pengelolaan limbah pangan adalah tanggung jawab kolektif.
Baca Juga:Menjemput "Lembayung" di Jantung Ciwidey: Harmoni Baru Wisata di Bandung SelatanSailing into Greatness: Rayakan HUT ke-54, Daya Group Perkuat Sinergi dan Ketangguhan Menuju Masa Depan
Ia pun berharap pola pikir masyarakat bisa berubah sehingga sisa makanan tidak lagi berakhir di tempat sampah.
“Kami bermimpi limbah dari masyarakat Cimahi nantinya hanya berupa sampah non-pangan seperti plastik. Bahan makanan yang masih layak harus bisa didistribusikan kembali dan diolah agar bermanfaat bagi banyak orang,” pungkas Yoga. (ziz)
