Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, mengingat masih banyak program prioritas yang belum terealisasi, termasuk bantuan pendidikan seperti dana BPMU.
“Saya meminta pemerintah untuk melakukan kajian yang lebih mendalam sebelum merealisasikan proyek tersebut,” tutur Maulana.
“Kebijakan publik harus berbasis kajian komprehensif, bukan sekadar keinginan atau instruksi,” lanjutnya.
Baca Juga:Soal Proyek Penggabungan Gedung Sate dan Lapang Gasibu, Pengamat: Urgensinya Apa?Soal Proyek Penataan Halaman Gedung Sate, Ini Penjelasan Dedi Mulyadi!
Maulana menambahkan, pemerintah sebaiknya mendahulukan program-program yang memiliki urgensi tinggi dibandingkan proyek yang bersifat mempercantik kawasan.
“Dahulukan kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat,” pungkasnya. (Bas)
